Sedang Asik Nongkrong, Lima Remaja Diserang Geng Motor di Takalar  

Ilustrasi

* Satu Orang Terluka Akibat Terkena Dua Anak Panah

STARBEWSID.COM, TAKALAR — Gerombolan geng motor kian merajalela di Kabupaten Takalar karena tidak ada keseriusan Polsek maupun Polres memberantasnya.

Sekelompok remaja yang sedang asyik nongkrong di lokasi Ruko Kembar di jalan poros Galesong, Desa Kalukuang, Kecamatan Galesong,Kabupaten Takalar, Sulsel, tiba-tiba diserang puluhan geng motor yang menggunakan anak panah (busur). Salah seorang dari lima remaja yang lagi nongkrong tersebut dikena anak panah bagian lengan kanan dan betisnya. Remaja yang kena busur tersebut dilarikan ke RSUD Hadji Padjonga Deng Ngalle, Takalar, meskipun sebelumnya sudah dilarikan ke Puskesmas Galesong.

Salah satu saksi mata mengaku, jika lima orang remaja yang sedang asik nongkrong di ruko Kembar itu, tiba-tiba diserang sekelompok geng motor.

Bacaan Lainnya

“Tadi itu saya di warkop tua duduk sama teman+teman, tiba-tiba ada dua orang lari masuk kedalam warkop dari arah ruko, katanya di serang geng motor,” jelas Iksan, Selasa (19/07/22) malam.

“Sementara tiga temannya tinggal di ruko saat diserang menggunakan busur. Beruntung ada meja di sana, sehingga meja itu dijadikan pelindung, Satu orang terkena busur di lengan kanan dan di betis bagian kanan, korban atas nama Candra,” sambungnya.

Penyerangan yang dilakukan kelompok geng motor tersebut, kata Iksan, berlangsung sekitar pukul 20.00 Wita,Selasa (19/7/22) malam.

Dari kesaksian Iksan di lokasi saat kejadian, ada lebih dari 10 motor.

Mereka berboncengan dan bahkan ada yang berboncengan tiga, sambil membentangkan ketapelnya (busurnya).

Mereka menggunakan topeng penutup wajah. Bila dilihat dari poster tubuhnya, mereka rata-rata masih remaja dibawah umur. Bahkan ada yang diperkirakan masih duduk di bangku SMP dan SMA.

Penyerangan geng motor tersebut sepertinya sudah direncanakan. Karena cara menyerangnya ada yang datang dari arah selatan dan Utara. Usai melakukan penyerangan, mereka kemudian kabur. Ada yang mengarah ke Makassar, ada juga mengarah ke Takalar Kota.

Untuk barang bukti yang berhasil dikumpulkan di lokasi kejadian, ditemukan sebanyak 14 anak panah (busur). Anak panah atau busur itu sudah diserahkan ke pihak kepolisian.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Gelesong Selatan, yang dikonfirmasi via WhatsApp, mengungkap jika kasus tersebut kini ditangani pihak kepolisian, dan sementara dilakukan olah TKP. “Kami sementara di lokasi olah TKP,” jawab IPTU Rusdiono.

Sementara itu, Abdul Rahman warga setempat yang dimintai pendapatnya mengatakan, kejadian seperti ini, selalu berulang. Bahkan membuat warga jadi takut keluar malam. Takut kena busur. Dia berharap agar polisi melakukan patroli, dan orang tua juga harus mengawasi anak-anaknya. (*)

Pos terkait