Sambut Ramadan 2026, Ustaz Sudirman: Ibadah Tanpa Rencana Hanya Akan Jadi Wacana

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Tarwih pertama dalam bulan suci Ramadan di Masjid Khaerullah di BTP Blok A, Kelurahan dan Kecamatan Tamalanrea dipenuhi jamaah, Rabu (18/2/2026)

Penceramah Ustaz Sudirman, menekankan pentingnya manajemen waktu dan penyusunan strategi ibadah agar target spiritual dapat tercapai secara maksimal. Fenomena “semangat di awal” yang sering terjadi pada banyak orang.

Mengapa harus direncanakan?

Bacaan Lainnya

Menurut Ustaz Sudirman, Ramadan adalah momentum yang singkat namun padat akan pahala. Tanpa perencanaan yang matang, seseorang cenderung terjebak dalam rutinitas fisik saja tanpa peningkatan kualitas batin.

“Banyak dari kita yang masuk Ramadan tanpa roadmap. Akhirnya, tadarus tidak khatam, sedekah seadanya, dan tarawih mulai bolong di pertengahan bulan. Padahal, Rasulullah SAW adalah orang yang paling bersiap menyambut bulan ini,” ujar Ustaz Sudirman di hadapan para jamaah.

Tips Strategi Ibadah ala Ustaz Sudirman agar Ramadan tahun ini lebih bermakna, beliau membagikan tiga poin utama yang harus dipersiapkan sejak sekarang:

Tetapkan target yang realistis, jangan ambisius di hari pertama jika tidak konsisten.Misalnya, jika ingin khatam Al-Quran, tentukan berapa lembar yang harus dibaca setiap selesai salat fardu.

Manajemen Waktu Istirahat

Atur jam tidur agar tetap bugar saat salat malam (Tahajud) dan sahur. Ibadah akan terganggu jika kondisi fisik drop akibat begadang yang tidak perlu.

Skala Prioritas Sedekah

Siapkan anggaran khusus untuk berbagi sejak sebelum Ramadan dimulai, agar niat baik tidak terhambat oleh kondisi keuangan yang tidak teratur.

Menghindari “Penyakit” Ramadan

Beliau juga mengingatkan untuk mengurangi fokus pada persiapan buka puasa yang berlebihan (israf). “Jangan sampai energi kita habis hanya untuk memikirkan menu takjil, sementara persiapan batin untuk malam Lailatul Qadar justru terabaikan,” tambahnya dengan nada jenaka namun tegas.

Menutup ceramahnya, Ustaz Sudirman mengajak masyarakat untuk mulai menuliskan “Checklist Ramadan” pribadi. Dengan adanya rencana tertulis, kita memiliki pengingat visual untuk tetap istiqomah hingga hari kemenangan tiba.(*)

Pos terkait