STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Anggota DPRD Makassar, Harry Kurnia Pakambanan menggelar Reses dan temu konstituen masa persidangan I tahun anggaran 2022/2023, di Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea pada Sabtu (3/12/2022).
Dalam kesempatan itu, masyarakat yang tinggal di Kelurahan Kapasa, Perumahan Resky RW 05/Rt05, Kecamatan Tamalanrea mengeluhkan infrastruktur drainase, dan banjir yang melanda warga baru-baru ini.
Rika, salah satu warga kompleks Angkatan Laut, Kelurahan Kapasa mengeluhkan banjir yang menerjang kompleks perumahannya. Rika mengaku, sudah 25 tahun tinggal di kompleks AL, baru tahun ini mengalami kebanjiran. Mengapa bisa? Ternyata karena adanya pengembang Gading Mutiara yang menutup drainase dari komplek perumahannya.

Begitu juga yang diungkapkan Herman, warga ORW 5/ORT5 Lorong 8 Perumahan Resky. Antara Lorong 8 dan Lorong 7, drainasenya tidak menyambung. Akibatnya begitu hujan turun, meskipun hujannya tidak deras warga kebanjiran.
Berbagai aspirasi yang disampaikan warga Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, ditanggapi Camat Tamalanrea, Andi Salman Baso.
Menurutnya, banjir yang baru-baru ini terjadi, karena adanya penyempitan drainase di hilir, dan adanya beberapa pengemban yang sedang membangun property perumahan. Akibatnya banjir tak bisa lagi terkendali. “Alhamdulillah, untungnya banjir yang baru-baru ini cepat surut.
Semua aspirasi dari masyarakat Kelurahan Kapasa, Kecamatan Tamalanrea, kata Harry Kurnia Pakambanan dari fraksi Demokrat, DPRD Makassar akan dibawa ke dewan untuk ditindaklanjuti segera. (*)














