PSM Makassar Bidik Stadion Kalegowa Tempat Latihan

BAHAS PSM--- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin foto bersama di ruang kerja bupati Gowa, Jumat (1/7/2022). Dalam pertemuan itu, Adnan dan Appi membahas rencana PSM menjadikan Stadion Kalegowa sebagai venue latihan.(Foto : Dedi Jurnalis)

STARNEWSID.COM,GOWA—– PSM Makassar tengah membidik Stadion Kalegowa. Rencananya, stadion yang terletak di Poros Pallangga-Takalar itu akan dijadikan sebagai tempat latihan Tim Juku Eja.

Niat itu telah diutarakan oleh CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan.

Bak gayung bersambut. Rencana PSM Makassar itu disambut baik oleh Adnan.

Bacaan Lainnya

Dalam waktu dekat, orang nomor satu di kabupaten Gowa ini akan turun bersama manajemen PSM Makassar mensurvei kondisi lapangan Stadion Kalegowa.

“Tentu saja kita sambut baik rencana PSM Makassar menggunakan Stadion Kalegowa sebagai tempat latihan. Begitupun juga dengan  Lapangan Syekh Yusuf,” ujar Adnan, usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Gowa, Senin, (4/7/2022).

Appi sapaan akrab Munafri Arifuddin datang menemui Bupati Adnan di kantor bupati Gowa, Jumat (1/7/2022) lalu. Dalam pertemuan itu, Appi mengutarakan rencana PSM Makassar menjadikan Stadion Kalegowa sebagai venue latihan.

“Bapak Appi sekaligus meminta kesediaan pemerintah daerah untuk bisa memberikan izin kepada PSM Makassar menjadikan Stadion Kalegowa atau Lapangan Syekh Yusuf untuk jadi pusat latihan,” bebernya.

Bupati dua periode ini pun langsung menyatakan setuju dan mendukung rencana PSM. Sebab, menurut Adnan, PSM bukan hanya menjadi milik Kota Makassar, tetapi juga Sulawesi Selatan.

“Prinsipnya tidak ada masalah, saya mendukung. Apapun yang kita bisa bantu dan berkontribusi untuk kejayaan dan kemajuan PSM Makassar akan kita bantu,” tukasnya.

Adnan pun akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mengetahui apakah kondisi Stadion Kalegowa layak digunakan sebagai lokasi latihan tim sepak bola seperti PSM Makassar.

“Kalau memang memungkinkan setelah hasil diskusi dari dinas terkait untuk dipakai, maka saya persilahkan untuk digunakan,” tegas Sekjen APKASI itu. (rus)

Pos terkait