STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Phinisi Hospitality Indonesia (PHI),melaksanakan penandatangan kerjasama yang berlangsung di Executive Lounge Hotel Claro Makassar, Jumat (20/2/2026).
CEO PHI, Anggiat Sinaga, menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui kolaborasi dengan dunia pendidikan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PHI dan Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky di Claro Hotel Makassar, Jumat (20/2/2026)
Phinisi Hospitality Indonesia (PHI) menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Yayasan Pendidikan Islam Mega Rezky (YPI Mega Rezky) dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), khususnya untuk mendukung industri kreatif dan hospitality yang berkelanjutan.

Kita ingin membangun kolaborasi nyata dalam konteks pengembangan sumber daya manusia. Mahasiswa nantinya bisa melakukan praktik, baik di Claro, Rindra, Almadera, Dalton, bahkan di Kendari. Silakan merantau untuk belajar dan mengasah kemampuan, Ia mengaku terkesan dengan besarnya kampus Mega Rezky saat pertama kali berkunjung.“Saya kaget ketika pertama kali masuk kampus Mega Rezky. Ternyata benar-benar besar, sesuai namanya, ‘mega’ itu raksasa. Mudah-mudahan kolaborasi antara Mega Rezky dan PHI juga sama-sama besar manfaatnya,
Ketua YPI Mega Rezky, Moch Noer Alim Qalby, menyampaikan bahwa YPI Mega Rezky memulai kiprahnya pada 2005 sebagai STIKES Mega Rezky. Pada 2012, yayasan tersebut mendirikan sekolah tinggi keguruan sebelum akhirnya bertransformasi menjadi universitas pada 2018. beliau menegaskan pembangunan SDM unggul membutuhkan sinergi antara institusi pendidikan dan pelaku industri.

Kerja sama ini difokuskan pada pengembangan SDM kreatif melalui program praktik kerja lapangan, magang, hingga kolaborasi keilmuan yang relevan dengan industri hospitality.
Menurutnya, konsep hospitality tidak hanya terbatas pada sektor perhotelan, tetapi juga mencakup pelayanan, kesehatan, gizi, hingga multimedia. Hal tersebut dinilai selaras dengan sejumlah program studi di Universitas Mega Rezky yang memiliki irisan dengan kebutuhan industri.
Kolaborasi direncanakan dalam bentuk magang, riset terapan, pelatihan praktis, hingga penyerapan lulusan.
Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi segera diwujudkan dalam program nyata yang memberi manfaat langsung bagi mahasiswa dan industri.” ujarnya”
Rektor Universitas Mega Rezky Makassar, Anwar Ramli, menyampaikan bahwa kampus tersebut kini memiliki 35 program studi dan dikenal sebagai salah satu universitas terbesar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.“Mega Rezky yang awalnya dikenal sebagai institusi pendidikan kesehatan dan keguruan, kini telah berkembang menjadi universitas dengan spektrum keilmuan yang luas,” ujarnya. (*)










