Perkuat Pendidikan Inklusif, Disdik Makassar Hadir di Sejumlah Agenda Strategis

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mewujudkan pendidikan yang merata, inklusif, dan berdampak terus diperkuat melalui berbagai program dan kegiatan strategis.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, S.STP., M.Si, dalam beberapa agenda terakhir turut hadir langsung dalam sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan sarana pendidikan, kepedulian sosial, pengembangan pendidikan anak usia dini hingga penguatan kebersamaan aparatur sipil negara (ASN).

Salah satu agenda tersebut yakni peresmian sekaligus penyerahan pemanfaatan gedung baru di UPT SPF SMP Negeri 46 Makassar.

Bacaan Lainnya

Gedung baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menambah daya tampung peserta didik. Berdasarkan laporan sebelumnya, bangunan tersebut terdiri dari tiga lantai dengan enam ruang kelas yang mampu menampung hingga 192 siswa.

Penambahan fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Selain pembangunan sarana pendidikan, perhatian Disdik Makassar juga diarahkan pada aspek sosial. Achi turut menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah dari Pemerintah Kota Makassar melalui BAZNAS Kota Makassar yang berkolaborasi dengan Bank Sulselbar kepada siswa yang terdampak musibah kebakaran di Kecamatan Tallo.

Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak yang mengalami musibah, sehingga kondisi yang mereka alami tidak menjadi hambatan untuk tetap mengikuti proses belajar.

Di sektor pendidikan anak usia dini, Achi juga membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Identifikasi Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Secara Inklusif.

Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan pendamping dan tenaga pendidikan dalam mengidentifikasi tumbuh kembang anak sejak usia dini. Dengan pendekatan inklusif, setiap anak diharapkan memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan dan potensi masing-masing.

Tak hanya berkutat pada urusan pendidikan formal, Achi juga menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan kebersamaan ASN. Ia menghadiri kegiatan defile dalam pembukaan MTQ VIII Korpri Tingkat Nasional, sebagai bagian dari dukungan terhadap semangat keagamaan dan persaudaraan di lingkungan aparatur pemerintah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik sekolah, tetapi juga harus menyentuh aspek pemerataan akses, kepedulian sosial serta pemenuhan kebutuhan tumbuh kembang anak.

Menurut Achi, keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai harus berjalan beriringan dengan perhatian terhadap peserta didik, khususnya anak-anak yang berada dalam kondisi membutuhkan dukungan lebih.

Ia juga menilai kolaborasi antara pemerintah, sekolah, lembaga sosial, dunia usaha dan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk memperkuat ekosistem pendidikan di Kota Makassar.

Komitmen tersebut sejalan dengan berbagai langkah Disdik Makassar yang tidak hanya mendorong peningkatan fasilitas sekolah, tetapi juga pengembangan prestasi dan karakter peserta didik. Di bawah kepemimpinan Achi, Makassar sebelumnya juga berhasil meraih predikat juara umum O2SN SD-SMP tingkat Sulawesi Selatan 2026 dengan raihan 11 medali emas.

“Pendidikan harus hadir untuk semua anak. Karena itu, pembangunan sarana, penguatan pendidikan inklusif, kepedulian terhadap siswa yang terdampak musibah, serta pengembangan potensi anak harus berjalan bersama,” demikian inti komitmen Achi dalam melalui akun resmi Instagram @disdik.kotamks, Senin, (24/8/2026).

Melalui rangkaian kegiatan itu, Dinas Pendidikan Kota Makassar terus mendorong terwujudnya pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, kepedulian sosial dan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik.

Dengan kolaborasi berbagai pihak, Pemerintah Kota Makassar berharap fondasi pendidikan generasi penerus semakin kuat dan mampu melahirkan anak-anak yang berkualitas, berkarakter serta siap menghadapi tantangan masa depan. (*)

Pos terkait