*Akan Digelar 22 Oktober 2022 di Kabupaten Sinjai dan Bulukumba
STARNEWSID.COM, SINJAI — Sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulsel XVII, Pemerintah Kabupaten Sinjai terus menggenjot persiapan yang tinggal beberapa pekan lagi, bersama Kabupaten Bulukumba pada 22-30 Oktober mendatang.
“Kami ingin menyukseskan event Porprov ini, kami sudah mempersiapkan segala sesuatunya agar semua atlet dan ofisial bisa nyaman berada di Sinjai,” kata Ketua Seksi Konsumsi Panitia Porprov, Andi Nurhilda Daramata Seto, Selasa (20/9/2022).
Andi Nurhilda yang juga Ketua TP PKK Sinjai mengatakan bahwa ajang Porprov Sulsel XVII akan menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai produk-produk daerah Sinjai seperti makanan dan minuman, termasuk makanan khas lokal yang potensial.
Untuk itu, selaku Ketua Seksi Konsumsi pihaknya akan menyajikan berbagai makanan khas daerah Sinjai kepada para tamu dan kontingen Porprov pada saat Pembukaan Porprov Sulsel 22 Oktober 2022.
“Tadi kita sudah melaksanakan rapat dengan seluruh panitia seksi konsumsi termasuk mengundang Ketua Harian Panitia Porprov untuk membahas makanan apa saja yang kita siapkan untuk tamu dan kontingen yang akan hadir di Sinjai,” katanya.
Khusus untuk acara pembukaan yang akan dilaksanakan di Stadion H.A Bintang, pihaknya nanti akan menyajikan berbagai macam makanan atau kue khas Sinjai yang diproduksi oleh para pelaku UMKM.
“Nanti pada saat acara pembukaan kami akan sajikan makanan khas Sinjai. Kami akan kerjasama dengan para pelaku UMKM kita untuk menyiapkan produknya. Ini sekaligus untuk mempromosikan produk lokal kepada tamu yang akan hadir dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Sulsel,” tuturnya
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Porprov 2022 Akbar Mukmin mengatakan, ajang Porprov diprediksi akan dihadiri sekitar 10 hingga 15 ribu orang dari 23 Kabupaten/Kota di Sulsel dan akan membutuhkan pemondokan sekitar 1.500 unit di dua kecamatan yaitu Sinjai Utara, dan Sinjai Timur.
“Alhamdulillah, dari beberapa informasi dari Kepala Lingkungan sudah ada rumah penduduk yang disiapkan, dan kita libatkan juga pengembang yang memiliki perumahan (BTN) untuk menyiapkan pemondokan,” terangnya. (*)











