STARNEWSID.COM, PINRANG – Untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat jelang Ramadhan 1444 H /2023 M. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Pinrang menggelar operasi pasar di Pasar Sentral Pinrang, Rabu 22 Maret 2023, Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.
Asisten II Pemkab Pinrang, Abd. Rahman didampingi Dandim 1404 Pinrang, Letkol Inf. Aris Barunawan, S.IP., M.IP., Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Ahmad Risal, S.E., M.M bersama unsur Forkopimda melakukan kegiatan monitoring operasi pasar.

Dengan kegiatan ini, kata Abd Rahman, harga kebutuhan pokok khususnya beras dapat ditekan. “Kami akan terus melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok khususnya beras agar tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.
Operasi Pasar yang dilakukan hari ini, lanjutnya, merupakan rangkaian dari sejumlah langkah nyata yang dikerjakan oleh Pemerintah Daerah melalui TPID, dengan melibatkan berbagai stakeholder demi ketersediaan pangan bagi masyarakat.

Kegiatan ini sesuai dengan instruksi menteri dalam negeri dalam setiap rapat koordinasi yang dilakukan setiap Senin, katanya.
“kita berharap agar hal ini dapat mengendalikan harga kebutuhan pokok di pasar sehingga tidak memberatkan masyarakat” tutur Asisten II Bupati Pinrang
Kepala Dinas Perindag menjelaskan, operasi pasar merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga komoditas yang berpotensi naik jelang bulan Suci Ramadhan. Ia berharap agar kegiatan ini memberikan dampak signifikan sehingga harga dapat terkendali.
“Mari Kita bersama-sama melakukan upaya untuk mengendalikan harga beberapa komoditas yang berpotensi merangkak naik,” katanya.
Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Ahmad Rizal,S.E., M.M yang ikut mendampingi Tim pengendalian inflasi Daerah (TPID) mengatakan, kami akan melakukan antisipasi terhadap pelaku yang melakukan upaya yang mengakibatkan kenaikan harga naik,
“kami dari pihak Kepolisian akan terus melakukan penyelidikan agar harga pasar tetap stabil dan tidak mengalami kelonjakan harga,” ucap Kasat reskrim.(man)












