STARNEWSID.COM,BAJENG—–Bumi Perkemahan Cadika HM Yasin Limpo terus dibenahi. Tahun ini, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gowa kembali menganggarkan Rp10 miliar untuk kelanjutan pembangunan buper yang terletak di Limbung, kecamatan Bajeng itu.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menuturkan, anggaran Rp10 miliar untuk kelanjutan pembangunan Buper Cadika HM Yasin Limpo ini sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan kepramukaan.
Adnan berkata, Buper Cadika HM Yasin Limpo diharapkan menjadi pusat pelaksanaan kegiatan Pramuka di Kabupaten Gowa.
“Saya bersama Pak Wabup telah berkomitmen pembangunan Buper Cadika HM Yasin Limpo dilanjutkan tahun ini. Untuk itu, anggaran Rp10 miliar kita anggarkan karena di tahun kemarin terjadi perlambatan akibat adanya pandemi Covid-19,” ujar Adnan saat membuka kegiatan Raimuna Kwarcab Gowa Tahun 2023 di Bumi Perkemahan Cadika HM Yasin Limpo, Kecamatan Bajeng, Selasa, 21 Februari 2023.
Pembukaan Raimuna itu dihadiri Wabup Gowa sekaligus Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kwarcab Gowa, Abd Rauf Malaganni, Forkopimda, dan Pimpinan SKPD.
Dalam sambutannya, Bupati Adnan sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Gowa menyebut, pramuka merupakan organisasi atau wadah pembentukan karakter para pemuda.
“Pramuka merupakan bagian dari pembentukan karakter generasi muda kita yang harus lebih baik dimasa yang akan datang,” ungkapnya.
Kata Adnan, ada tiga konsep yang diajarkan. Yakni Emotional Quotient (EQ) atau kecerdasan emosional. Juga pembelajaran sekolah terkait Intelektual Quotient (IQ) dan Spritual Quotient (SQ).
“Dalam organisasi Pramuka diajarkan pembentukan karakter yang dikenal dengan EQ karena dibentuk emosionalnya, silaturahminya, pertemanannya, gotong royongnya dan itu semua dibentuk di pramuka sehingga kedepannya generasi kita memiliki EQ ditambah IQ, SQ yang didapatkan di sekolah,” paparnya.
Bupati dua periode itu mengapresiasi peserta kegiatan Raimuna. Mereka, kata Adnan adalah generasi muda yang berpotensi menjadi pemimpin dan agen perubahan di masa mendatang.
“Banyak orang yang memilih main gadget, main internet dan lain-lain, namun anak-anak ini mau tetap mengikuti kegiatan pramuka dengan melaksanakan ketangkasan, halang rintang, jurit malam,” katanya.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdullah Sirajuddin mengatakan, kegiatan Raimuna Cabang Gowa berlangsung mulai tanggal 20- 26 Februari.
Diikuti oleh 525 peserta. Terdiri dari, Bina Damping 62 orang, 49 Pangkalan Pramuka Penegak dan Pandega se-Kabupaten Gowa.
“Peserta sudah masuk sejak kemarin dan kegiatan ini mengangkat tema Pramuka berbudaya dan berdaya saing menuju Indonesia emas 2045 dengan slogan kegiatan Porei (Produktif, Kreatif dan Inovatif),” tandasnya.(rus)












