Pasar Kebutuhan Utama Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan

Pasar Sentral Sinjai

Empat Tahun Menjabat, Bupati ASA Bangun 6 Pasar di Sinjai

STARNEWSID.COM, SINJAI — Perlahan tapi pasti telah menuai hasil yang menggembirakan. Komitmen Bupati Sinjai Andi Seto Asapa (ASA) dalam mendorong peningkatan ekonomi kerakyatan di Bumi Panrita Kitta.

Selama empat tahun berjalan kepemimpinannya, Bupati Andi Seto Asapa terbukti telah berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sinjai dari tahun ke tahun, meski di tengah kondisi pandemi hingga Covid-19 mulai melandai.

Bupati Sinjai, Andi Seto Asapa. (dok. humas pemkab sinjai)

Keberhasilan sektor itu tidak lepas dari buah pemikiran seorang leader dalam merumuskan kebijakan sesuai kebutuhan rakyat, tak ayal jika selama pemerintahannya, Bupati ASA mencatat telah membangun sedikitnya 6 pasar.

Bacaan Lainnya

Anggaran yang digelontorkan untuk membangun pasar dalam kurun waktu dari tahun 2019 hingga 2022 tidak sedikit. Totalnya sekitar Rp28 miliar.

‘Sudah ada enam pasar yang dibangun Pak Bupati sampai tahun 2022 ini,” kata Analis Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) dan ESDM Sinjai, Andi Nuryadin, Jumat (2/9/2022).

Pembangunan enam pasar tersebut, lanjut Nuryadin, tidak lepas dari peran Bupati yang memperjuangkan anggaran dari pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan.

Salah satu pasar di Sinjai.

“Jadi kami (Disperindag) hanya menunjukkan lokasi rencana pembangunannya saja, dan disetujui Pak Bupati. Beliaulah kemudian yang mengusul langsung proposalnya ke kementerian untuk diperjuangkan,” tambahnya.

Nuryadin, merinci titik pasar yang dibangun selama empat tahun terakhir, diantaranya tahun 2019 Pasar Lagora Rp6 miliar, dan Pasar Bonto Tengnga Rp4 miliar. Tahun 2020 Pasar Sentral Bawah Rp3 miliar.

Kemudian tahun 2021 Pasar Biroro Rp6 miliar, dan Pasar Mannanti tahap 2 Rp6 miliar, serta tahun 2022 Pasar Udo Rp3 miliar. Semuanya adalah bersumber dari anggaran tugas pembantuan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Dia menyebut, pembangunan enam pasar itu mulai dari penambahan fasilitas baru, seperti; kios, lapak dan los atau hamparan. Termasuk lengkap dengan toilet, dan kantor pasar.

“Yang lain sudah dihibahkan ke Pemkab Sinjai, dan sudah dimanfaatkan oleh pedagang, kecuali Pasar Udo yang saat ini masih tahap penyelesaian, dan hingga saat ini sudah 70,22% pembangunannya,” jelasnya.

Sementara untuk tahun 2023, ada 2 pasar yang kembali diusulkan untuk dibangun kembali di Kecamatan Sinjai Selatan, yakni Pasar Bikeru Lama, dan Pasar Samaenre.

Sementara itu, Bupati ASA mengemukakan, pembangunan pasar yang getol dilakukan ini tidak lain sebagai upaya pemerintah untuk menggerakkan roda perekonomian masyarakat Sinjai.

“Pasar sangatlah utama untuk menambah pendapatan dan menggerakkan ekonomi warga, makanya ini penting. Semoga perjuangan kita untuk pembangunan pasar lain segera terealisasi,” tegasnya. (*)

Pos terkait