Pacu Perekonomian Desa, Kades Borisallo Optimalkan Sektor Perkebunan, Pertanian dan Pariwisata

Kades Borisallo, Sopyan Daeng Liang

STARNEWSID.COM,PARANGLOE—Desa Borisallo, kecamatan Parangloe, Gowa memiliki sumber daya alam (SDA) yang cukup potensial. Efektif untuk pengembangan sektor perkebunan, pertanian dan pariwisata.

Kelebihan SDA ini jadi atensi pemerintah desa Borisallo. Kepala Desa Borisallo, Sopyan mengatakan, pihaknya saat ini fokus mengoptimalkan sektor perkebunan, pertanian dan pariwisata dalam menopang perekonomian warganya.

“Kita punya lahan pertanian yang cukup luas di Dusun Pakkolompo. Sementara lahan perkebunan di Tala-tala, Dusun Bontojai. Sedangkan sektor pariwisata, kita punya Wisata Alam Bantimurung II yang sementara dibenahi,” beber Sopyan kepada media di ruang kerjanya, Selasa (2/8/2022).

Bacaan Lainnya

Pria kelahiran Pakkolompo, 4 Januari 1974 ini menerangkan, di sektor pertanian, padi merupakan tumpuan utama masyarakat desa Borisallo.

Ada dua lokasi yang jadi pusat produksi tanaman padi. Yaitu di Parangloe dan Pakkolompo. Dengan total luas lahan sekitar 300 hektare lebih.

Sementara di sektor perkebunan, lanjut Sopyan ada beberapa komoditas yang dikembangkan. Masing-masing ubi kayu dan jagung merah.

Dengan ditunjang oleh luas lahan sekitar 40 hektare, kata dia, produksi tanaman ubi kayu dari desa Borisallo ini cukup digemari oleh perusahaan industri.

Salah satunya PT Mayora. “Ubi kayu kita itu sudah jelas pasarnya. Jadi bahan utama produksi tapioka PT Mayora,” katanya.

Selain ubi kayu, Kades yang akrab disapa Dg Liang ini juga menyebutkan bahwa tanaman jagung merah juga merupakan andalan di sektor perkebunan.

“Luas lahan jagung merah kita itu sekitar 5 hektare. Setiap hektare itu produksinya kurang lebih 1 ton,” sebutnya.

Ia menjelaskan, khusus produksi jagung merah ini, pihaknya melalui Bumdes cukup getol membantu warga melakukan pemasaran.

“Yang kita ancang-ancang jagung merah dari Desa Borisallo bisa masuk di Japfa. Kapolsek Parangloe siap membantu fasilitasi ke sana. Bumdes juga saya dorong bergerak aktif menjalin kemitraan dengan para peternak ayam. Dimana jagung merah ini bisa dikonsumsi sebagai pakan,” urainya.

Pasca memenangkan Pilkades Borisallo tiga tahun silam, Sopyan memang bertekad membangun desa yang dipimpinnya ini jauh lebih baik.

Visi dan misi utamanya adalah peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Hal itu jadi komitmennya.

Makanya, semua potensi yang dimiliki desanya siap dioptimalkan. Bukan hanya ubi kayu, jagung merah, dan padi. Sopyan juga berupaya memaksimalkan potensi tanaman lainnya. Seperti cokelat serta kopi.

“Tekad saya bagaimana semua potensi desa ini bisa menopang kesejahteraan warga. Dan tentu hal itu tak bisa terwujud tanpa dukungan dari semua pihak. Terutama dari BPD dan semua lembaga yang ada di desa. Semuanya saya ajak berkolaborasi membangun dan memajukan Desa Borisallo ini,” pungkasnya. (rus)

Pos terkait