STARNEWSID.COM,GOWA—Penerapan Kurikulum Merdeka dan penyelesaian ARKAS tepat waktu jadi atensi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Kabupaten Gowa.
Pelbagai upaya strategis dilakukan, salah satunya dengan melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Kurikulum Operasional Sekolah (KOS) dan Percepatan Pengisian ARKAS yang dipusatkan di SMK Negeri 2 Gowa, Jalan Masjid Raya Sungguminasa.
Kegiatan Bimtek KOS dan Percepatan Pengisian ARKAS yang berlangsung selama dua hari itu menghadirkan tiga narasumber kompeten.
Yakni Mustafa Tope dari TGUPP Bidang Pendidikan sekaligus Instruktur Kurikulum Nasional, Kepala Seksi Pembinaan Cabdis Pendidikan Wilayah II Disdik Sulsel, Sadat Sidik serta Operator SMKN 5 Gowa, Rudini.
Ketua MKKS SMK Kabupaten Gowa, Muh Yusuf menyebutkan kegiatan KOS dan Percepatan Pengisian ARKAS ini dikuti oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum, Operator dan Bendahara Dana BOS.
“Tujuan dari kegiatan ini selain dalam rangka kesiapan penerapan kurikulum Merdeka yang mulai diberlakukan pada tahun pelajaran 2022/2023, juga sekaligus mendorong dan membantu teman-teman operator dan bendahara dalam menyelesaikan ARKAS BOS tepat waktu,” urai Muh Yusuf, Rabu (22/6/2022).
Menurut dia, kegiatan percepatan pengisian ARKAS ini untuk menindaklanjuti surat edaran Dirjen PAUDNI Pendidikan Dasar dan Menengah tentang batas waktu pengisian ARKAS.
Dalam surat edaran itu disebutkan, bahwa batas waktu pengisian ARKAS yakni tanggal 31 Juli 2022 sebagai syarat pencairan Dana Bos tahap ke III.
“Sesuai Surat Edaran itu, maka ARKAS mesti harus selesai sebelum tanggal 31 Juli 2022,” terangnya.
Sementara itu, Kasi Pembinaan SMK Cabdis Wilayah II, Sadat Sidit mengharapkan SMK Negeri dan Swasta dapat menyelesaikan pengisian ARKAS ini sesuai jadwal.
“Hal ini penting, agar tidak ada sekolah yang tidak menerima dana BOS hanya karena masalah pengisian ARKASnya tidak rampung,” tandas Sadat.(rus)












