Mengambil Formulir Bacaleg Golkar, Ismail Dg Ngirate Berharap Jangan Ulangi Kekeliruan di Pileg 2019

Ismail M Said Dg Ngirate

STARNEWSID.COM,GOWA–Memasuki masa pemberkasan Bakal Calon Legislatif ( Bacaleg ) Pemilu 2024, kader partai peserta pemilu mulai bergerak massif.

Salah satu di antaranya adalah kader Partai Golkar, Ismail M. Said. Pekan lalu Dg.Ngirate sapaan akrab Ismail M. Said mendatangi kantor Dewan Pimpinan Daerah ( DPD ) II Partai Golkar Kabupaten Gowa mengambil formulir dan melengkapi berkas Bacaleg.

Hal itu dilakukan seiring instruksi Ketua DPD II Partai Golkar Gowa kepada seluruh kader beringin yang ingin bertarung di Pileg 2024, agar segera mengambil formulir dan melengkapi berkas Bacaleg.

Bacaan Lainnya

Diketahui Ismail M. Said Dg.Ngirate pernah menjabat sebagai wakil ketua komisi I DPRD Gowa FPG periode 2014-2019.

Pada Pileg 2019-2024, Ismail lolos ke parlemen sebagai peraih suara tertinggi di internal caleg partai Golkar daerah pemilihan ( dapil ) 2 meliputi kecamatan Bontomarannu, Pattallassang,Parangloe dan Manuju.

Ismail M. Said yg saat ini berada dalan jajaran pengurus DPD I Partai Golkar Sulsel saat pengambilan formulir di kantor DPD II Partai Golkar Gowa didampingi oleh Tim Managemen M. Syahrullah, dan Pinpinan Cabang ( pincam ) Partai Golkar Kecamatan Pattallassang H. Zainuddin Nuji.

“Kami menilai Dg. Ngirate memiliki potensi dan mampu untuk mengawal aspirasi masyarakat di DPRD Gowa,” ujar Syahrullah.

Menurut dia, secara internal Partai Golkar loyalitas Dg Irate terhadap partai tidak diragukan lagi. Hal ini terlihat dari rekam jejaknya dalam berpolitik.

Ismail, kata dia, tidak pernah meninggalkan Partai Golkar meskipun banyak rayuan manis dari partai lain.

“Beliau tetap tegak lurus berada di partai Golkar. Hal inilah yang menurut hemat kami, Ismail M. Said sangat layak untuk diberi tempat yang tepat dan pas oleh Partai Golkar dalam kontestasi Pileg 2024,” terang Ulla.

Di tempat terpisah, Ismail M. Said Dg.Ngirate saat dikonfirmasi mengungkapkan partai politik adalah merupakan wadah atau lembaga organisasi yang sah sebagai syarat untuk melahirkan wakil rakyat di parlemen.

Namun semua terpulang kepada konstituen kepada siapa yang dipilih untuk memperjuangkan aspirasinya.

Ia berharap, Golkar tak mengulangi kesalahan yang sama di Pileg 2019 silam.

Karena itu kata Ismail Dg. Ngirate, partai politik harus betul-betul melihat, memperhatikan dan menempatkan kader-kader partai yang potensial ketimbang mengedepankan ego pribadi atau memelihara dendam politik dalam pengambilan keputusan, karena jika keliru dalam sebuah kebijakan pimpinan partai di wilayah masing-masing maka akan merugikan partai itu sendiri termasuk mencoreng harapan konstituen terhadap kader yang betul-betul diinginkan.

Lanjut Dg Ngirate bahwa sebagai kader partai Golkar saya mengharapkan pimpinan partai dalam hal ini partai Golkar Gowa khususnya lebih cermat menempatkan komposisi caleg pada pemilu 2024 nanti sehingga tidak terulang pengalaman pahit dimana Golkar Gowa dengan perolehan 9 kursi di DPRD Gowa pada pileg 2014 mengalami terjun bebas pada pileg 2019 hanya memperoleh 3 kursi.

“Ini akibat dari perekrutan caleg yang tidak potensial,” jelasnya.

Ismail M. Said Dg. Ngirate berharap pimpinan, bappilu dan seluruh jajaran organisasi harus membangun komunikasi dan kerja sama yang baik dengan memperhatikan perkembangan situasi dan kondisi, melakukan interaksi ilmiah apakah survey atau yang lainnya.

“Ketika pimpinan keliru dalam pengambilan keputusan maka bisa saja Golkar akan kehilangan penumpang, dan tentu kader ataupun konstituen tidak menginginkan hal itu terjadi,” kunci Dg. Ngirate.(rls)

Pos terkait