Kota Parepare Jadi Lokus Program Penanganan Anak Tidak Sekolah

Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim bersama jajarannya menghadiri peluncuran Program PASTI BERAKSI di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (28/7/2022).(ist)

STARNEWSID.COM, MAKASSAR —  Pemerintah Provinsi Sulsel melalui Bappelitbangda yang bekerja sama dengan Unicef meluncurkan program Penanganan Anak Tidak Sekolah Berbasis Aksi Kolaborasi atau PASTI BERAKSI, di Baruga Pattingalloang, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, Kamis (28/7/2022).

Aksi kolaborasi ini, ada 12 Kabupaten Kota di Sulsel yang telah menjadi Lokus inisiasi dan replikasi pada 2020-2023.

Daerah tersebut adalah Kabupaten Bone, Takalar, Pangkep, Sidrap, Wajo, Tana Toraja, Luwu, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, dan Makassar.

Bacaan Lainnya

Sementara Parepare menjadi Lokus inisiasi dan replikasi untuk 2022-2023 bersama 11 Kabupaten dan kota lainnya yakni Kabupaten Maros, Barru, Enrekang, Palopo, Luwu Utara, Luwu Timur, Soppeng, Selayar, Sinjai, dan Toraja Utara.

Aksi ini merupakan tindak lanjut Peraturan Gubernur Sulsel Nomor 71 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah.

Peluncuran program ini dibuka Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan dihadiri Forkopimda Sulsel, Wali Kota, Bupati, Wakil Wali Kota, Wakil Bupati se-Sulsel.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menekankan, pentingnya anak-anak putus sekolah maupun yang tidak sekolah sama sekali, untuk kembali meraih masa depan.

“Karena anak adalah aset bangsa yang nantinya akan melanjutkan kehidupan bangsa di masa datang,” pesan Andi Sudirman.

Aksi ini turut mendapat dukungan dari unsur CSR di antaranya Bank Sulselbar, Kalla Group, dan beberapa perusahaan lainnya. Kegiatan ini juga diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2022.

Dari Parepare, hadir Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim yang mewakili Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Sekretaris Bappeda Parepare, Zulkarnaen Nasrun yang mewakili Kepala Bappeda Parepare, Samsuddin Taha.

Kemudian Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Parepare Makmur mewakili Kepala Disdikbud Parepare, Arifuddin Idris, Kabid SDM dan Sosbud Bappeda Parepare, Dede Alamsyah Wakkang, dan Bagian Pemerintahan, A Mallombassang. (*)

Pos terkait