STARNEWSID.COM, BULUKUMBA — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulukumba meninjau langsung kondisi kelistrikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, Selasa (28/4).
Peninjauan yang dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bulukumba, H. Muhdar ini merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Bulukumba, pada Senin (27/4). RDP membahas insiden pemadaman lampu di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba beberapa waktu lalu.
Adapun anggota Komisi II DPRD Bulukumba yang hadir di antaranya, Kaspul BJ (Wakil Ketua), Dr. Supriadi, Anhar Sakti, H. Musa Lirpa. Selain itu, juga hadir anggota Komisi I DPRD Bulukumba, Juandy Tandean.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Bulukumba, Kaspul BJ menyatakan bahwa secara keseluruhan memang perlu adanya pembenahan sistem kelistrikan di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, terutama yang menjadi objek-objek vital.

Menurutnya, objek-objek vital ini diperlukan suplai listrik tersendiri, sehingga proses pelayanan kesehatan yang berjalan tetap aman.
“Seperti ruang operasi, itu perlu cadangan seperti UPS (Uninterruptible Power Supply),” kata Kaspul BJ sesuai sidak.
“Jadi hari ini kita memastikan bahwa seluruh alat misalnya genset berfungsi dengan baik apabila terjadi pemadaman yang dilakukan oleh rumah sakit,” tambahnya.

“Kemudian kita minta yang mengelola listrik rumah sakit untuk dipihak ketigakan saja, karena ini objek vital yang menyangkut nyawa manusia,” kata Kaspul.
Dalam sidak tersebut, juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Bulukumba, Muh. Ali Saleng, Direktur RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba, dr. Rizal Ridwan Dappi, Manajer ULP Panritalopi Zulham Arifin, Asisten Manajer Bagian Jaringan ULP PLN Cabang Bulukumba, Asnur, serta Asisten Manajer Bagian Transaksi Energi, Ramli.

“Kami atas nama direksi dan jajaran menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila ada pelayanan yang kurang nyaman pada saat pemadaman kemarin,” jelas dr. Rizal.
Diketahui aliran listrik di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba sempat mengalami pemadaman pada Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 17.35 hingga 19.45 WITA untuk mendukung proses penyambungan instalasi jaringan listrik bagi pengoperasian peralatan operasi jantung di Gedung Perawatan Jantung Terpadu. Namun di luar kendal motorized panel pembagi setelah dilakukan penyambungan tiba tiba rusak atau trouble sehingga pemadaman yang rencananya hanya 15 sampai 20 menit, berlangsung kurang lebih dua jam.(*)











