STARNEWSID.COM, MAKALE – Sejumlah tokoh dan pejabat daerah hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Daerah II Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD II KNPI) Tana Toraja di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tana Toraja, Sabtu (24/09/2022).
Mereka yang hadir di antaranya, Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, anggota DPRD Sulawesi Selatan John Rende Mangontan, Kepala Kantor Kemenag Tana Toraja Usman Senong, Ketua Komisi Pemilihan Umum Tana Toraja Rizal Randa, dan pemerhati perempuan dan anak Ester Ryan Mega.
Rakerda ini mengusung tema “Pemuda Berdaya, Bangkit, Tangguh dan Produktif Membangun Tana Toraja Lebih Maju” dibuka Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tana Toraja Anton Toding.

“Ada 19 kecamatan yang akan kita defenitifkan pengurusnya agar aktivitas pemuda di internal KNPI dan Toraja tetap berjalan, tidak hanya untuk DPD KNPI melainkan DPK di 19 Kecamatan harus berjalan dengan baik dan menjawab kebutuhan Pemuda sampai ke kecamatan bahkan Lembang/desa,” ujar Restu.
Menurutnya, pemuda harus ikut berpartisipasi membantu dan mendukung pemerintah dalam memajukan daerah.
Restu juga mengatakan, kegiatan semacam ini akan terus diangkat, karena ada banyak isu kepemudaan yang harus dicermati oleh pemerintah.

Namun hingga kini, KNPI Tana Toraja belum dikasih ruang menyatakan kompetensi yang mereka punya.
Rakerda diisi orasi ilmiah kebangsaan yang diantarkan dengan gaya orasi sastrawan Rendra oleh Ketua Panitia Rakerda Sumartoyo.
Menurut Sumartoyo, Rakerda ini didesain berbeda dari Rakerda KNPI yang pernah dibuat di Tana Toraja.
“Kali ini kita tidak main-main. Kegiatan orasi dan talkshow yang dikemas dengan substansi yang tajam dan merupakan representasi dari program kerja komisi,” tandas Sumartoyo.
Talkshow berjalan cukup lama dengan pemaparan dari narasumber yang mengupas substansi pemuda dalam berbagai aspek kehidupan.

Rakerda berlangsung hingga petang menghasilkan puluhan program strategis tiap komisi yang akan diimplementasikan sepanjang tahun 2023–2025.
Program prioritas didaulat untuk dieksekusi mulai akhir September 2022 dengan alokasi pembiayaan untuk beberapa program dilakukan secara swadaya.
Pengurus KNPI juga tetap berharap dukungan penuh pemerintah setempat dengan bantuan hibah, dan akan langsung digunakan untuk membiayai berbagai program yang bersentuhan dengan urgensi pemuda.(tts)












