STARNEWSID.COM, KUTAI TIMUR — Nurhaeni yang akrab disapa Henny menceritakan awal mula membuat usaha Bedda Lotong (Bedak Hitam). Ia tidak terpikir sebelumnya untuk memiliki bisnis sendiri, terutama menjadi Brand Advisor Kecantikan di salah satu toko kosmetik. Namun akhirnya berhenti.
Henny memulai bisnis ini, ia iseng membeli dan menggunakan produk Bedda Lotong waktu itu, setelah pemakaian ia merasakan gatal atau tidak cocok dengan produk tersebut.
Singkat cerita ibu mertuanya menyarankan agar Henny menggunakan yang dibuat sendiri. Akhirnya ia merasa cocok dengan kulitnya.
“Waktu ibu mertua membuatkan saya Bedda Lotong, lalu saya menggunakannya dan merasa cocok. Akhirnya ia meminta resepnya untuk kami jual. Nah dengan modal 500 ribu, saya dan suami memproduksi bedda lotong untuk dijual melalui sosial media tahun 2019. Tak menyangka produk bedda lotong kami ternyata banyak peminatnya.
Kami pun menjalani itu, membuat, memasarkan dan sekaligus menjadi kurir,” kisah Henny kepada Starnewsid.com, Selasa (26/12/23)
Perlu diketahui Produk bedda lotong diberi nama Henny Beauty yang kini merambah pasar international di Negara Hongkong, Arab Saudi, China, Singapura, Malaysia, Taiwan, hingga Australia.
Menurut Henny, omset tertinggi pernah mendapatkan 100 juta dalam sehari penjualan.
Henny Beauty Bedda Lotong yang sudah didaftarkan di BPOM dan memiliki sertifikat halal, aman untuk dipakai sehari-hari, bermanfaat untuk memutihkan kulit, menghilangkan jerawat dan menghilangkan bekas luka, selama pemakaian teratur.
Produk bedda lotong mudah dijumpai di berbagai Platform Tiktok, Tokopedia, Lazada, Shopee dan tak sedikit reseller juga agen yang tersebar di beberapa wilayah Kalimantan seperti Bontang, Samarinda dan Balikpapan. (fadly)












