STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Ada pemandangan berbeda dalam penutupan kegiatan Amaliah Ramadhan di Masjid An Nawiah, Para remaja masjid yang biasanya bertugas membangunkan warga saat sahur, menyerahkan sebagian dana yang mereka kumpulkan dari warga untuk disumbangkan kembali ke kas masjid.
Awalnya, Said, salah satu remaja masjid, berkonsultasi dengan pengurus mengenai waktu terbaik membangunkan warga. Ketua Masjid menyarankan agar warga dibangun mendekati waktu subuh (sekitar pukul 03.30 WITA), sesuai keutamaan sahur yang mendekati waktu fajar.
“Dulu teman-teman membangunkan jam 2 pagi, itu terlalu jauh dari Subuh. Afdolnya sahur itu mendekati waktu fajar. Ini juga membantu agar para remaja tidak ketiduran dan bisa langsung melaksanakan shalat Subuh berjamaah di masjid,” jelas Said, Sabtu, (14/3/2026).
Selain waktu yang lebih manusiawi, metode yang digunakan pun meninggalkan gaya “Sound Horeg” yang bising. Pendekatan yang lebih santun ini membuat warga merasa senang dan dengan ikhlas memberikan dana apresiasi setiap minggunya kepada para remaja tersebut.
Kejutan terjadi saat penutupan kegiatan Amaliah Ramadhan. Wawan, perwakilan remaja, menyerahkan langsung dana tersebut kepada Ketua Harian Masjid An Nawiah, Syamhari.
“Tahun ini, anak-anak remaja sepakat untuk menyedekahkan sebagian penghasilan mereka selama Ramadhan ke masjid,” ujar Pak Abe, Koordinator Pembina Remaja.
Syamhari mengaku terharu dengan aksi ini. Menurutnya, di zaman sekarang, memiliki remaja dengan rasa empati dan kepedulian yang tinggi terhadap rumah ibadah adalah hal yang langka dan sangat patut diapresiasi. (*)











