Husni Mubarak Hadiri Pengukuhan Pengurus DWP Sebagai Mitra Penting di Tingkat Kecamatan

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Kerja Kota Makassar periode 2024–2029 resmi dikukuhkan oleh Ketua Dewan Penasehat DWP Kota Makassar, Hj. Melinda Aksa, dalam acara yang digelar di Hotel Novotel Makassar, Jumat (12/12/2025).

Pengukuhan tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, yang mewakili Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Turut hadir para kepala OPD, camat se-Kota Makassar, serta jajaran pengurus DWP yang mengikuti kegiatan baik secara luring maupun virtual.

Dalam sambutannya, Sekda Andi Zulkifly menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus DWP serta menegaskan peran strategis organisasi tersebut sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung jalannya pemerintahan dan pembangunan Kota Makassar. “Dharma Wanita Persatuan adalah mitra strategis Pemerintah Kota Makassar. Banyak program pemerintah yang hanya bisa berjalan optimal dengan kolaborasi berbagai pihak, termasuk Dharma Wanita,” ujar Andi Zulkifly.

Bacaan Lainnya

Ia menjelaskan, Dharma Wanita Persatuan telah mengalami transformasi kelembagaan sejak berdiri pada 1974 hingga berubah menjadi Dharma Wanita Persatuan pada 7 Desember 1999, sebagai organisasi yang bersifat independen, demokratis, dan tidak berafiliasi dengan politik.

Sekda juga memaparkan mekanisme pendanaan kegiatan DWP yang bersumber dari tiga kanal utama, yakni melalui anggaran SKPD terkait, hibah pemerintah daerah sesuai Permendagri Nomor 7 Tahun 2020, serta dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Menurutnya, setiap program dan proposal hibah yang diajukan DWP harus selaras dengan tugas dan kewenangan organisasi, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial budaya. “Jangan sampai program yang diajukan melampaui kewenangan atau mengambil domain organisasi lain seperti PKK atau OPD,” tegasnya.

Zulkifly juga menekankan pentingnya ketertiban administrasi dan laporan pertanggungjawaban hibah sebagai indikator kapasitas dan profesionalisme organisasi. “Pemerintah memberikan dukungan, tetapi harus diimbangi dengan kemampuan DWP menyusun laporan pertanggungjawaban secara lengkap dan tepat waktu,” tambahnya.

Selain itu, Sekda berharap program-program DWP dapat bersinergi dengan visi misi Wali Kota Makassar serta mendukung program strategis nasional, seperti penanganan stunting dan pemberdayaan perempuan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada para istri ASN yang tergabung dalam DWP atas dedikasi dan pengabdian mereka. “Ibu-ibu di DWP bekerja tanpa dibayar, mencurahkan waktu dan tenaga karena cinta dan pengabdian. Maka para suami wajib membahagiakan istrinya,” ungkapnya.

Sementara itu, Camat Makassar Husni Mubarak, yang turut menghadiri kegiatan tersebut, menyampaikan dukungannya terhadap pengurus DWP Kota Makassar yang baru dikukuhkan.

Menurut Husni, Dharma Wanita Persatuan memiliki peran penting hingga ke tingkat kecamatan dalam mendukung program pemerintah, terutama pada sektor pemberdayaan keluarga dan perempuan. “DWP adalah mitra strategis pemerintah di semua tingkatan, termasuk di kecamatan. Perannya sangat nyata dalam mendukung program sosial, pendidikan keluarga, dan penguatan peran perempuan,” ujar Husni Mubarak.

Ia berharap pengurus DWP yang baru mampu memperkuat kolaborasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan, serta menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. “Dengan sinergi yang kuat, DWP dapat menjadi motor penggerak kegiatan positif yang berdampak langsung bagi keluarga ASN dan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Pengukuhan pengurus DWP Kota Makassar ini diharapkan menjadi momentum penguatan organisasi dalam mendukung pembangunan daerah dan mewujudkan Kota Makassar yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan. (*)

Pos terkait