Hujan tak Lama, Jalan Perintis Depan Pintu Gerbang BTP Banjir

Banjir setinggi betis orang dewasa merendam Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Pintu Gerbang BTP, Makassar.

*Lokasi Banjir tak Jauh dari Kantor Camat dan Lurah Tamalanrea

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Setiap hujan turun meski beberapa jam saja, dipastikan Jalan Perintis Kemerdekaan di depan pintu masuk Kompleks perumahan BTP (Bumi Tamalanrea Permai) Makassar pasti banjir.

Banjirnya di Jalan Perintis Kemerdekaan depan pintu gerbang BTP karena tersumbatnya saluran air yang tidak jauh dari Kantor Kecamatan Tamalanrea, Selasa (9/1/2024).

Bacaan Lainnya

Sejak beberapa tahun yang lalu, kata Masyhur Djubi, warga BTP Blok A, Makassar. Ketidak seriusan Pemkot Makassar menangani hal sepele ini, akibatnya banjir selalu berulang. Meskipun hanya beberapa jam hujan turun. Akibatnya terjadi kemacetan berjam-jam.

Banjir setinggi betis orang dewasa merendam Jalan Perintis Kemerdekaan, depan Pintu Gerbang BTP, Makassar.

Hal senada juga diungkapkan, Muh. Tamsir warga Blok L, kurang keseriusan aparat yang berkompeten menangani drainase (saluran air) maka terjadilah banjir yang berulang-ulang. Mengapa bisa? Karena masalahnya disepelekan

Jalan Perintis Kemerdekaan tepatnya di depan Pintu Gerbang BTP yang tidak jauh dari Kantor Camat Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) terendam banjir. Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas menjadi macet, Selasa (9/1/2024) sekitar pukul 10.16 Wita.

Banjir tersebut setinggi betis kaki orang dewasa. Banjir ini diduga karena saluran got yang penuh dan akhirnya meluber ke badan jalan usai hujan selama beberapa jam saja.

Banjir ini mengakibatkan arus lalu lintas tersendat dan macet di depan pintu gerbang Kompleks BTP. Kendaraan yang hendak keluar dari Kompleks BTP mengular dan menimbulkan kemacetan.

Kondisi serupa turut dialami kendaraan dari arah Daya menuju Jalan Perintis Kemerdekaan. Tampak para pengendara berhati-hati.

Para pengendara berusaha menerobos banjir. Tak lama berselang, terlihat sebuah angkot mogok akibat berusaha menerobos banjir.

Salman, seorang pengendara motor yang akan menuju ke kantornya mengatakan, banjir di daerah ini sudah sering terjadi. Apalagi jika intensitas hujannya tinggi dan berlangsung lama.

“Di depan Pintu Gerbang BTP sudah lama menjadi langganan banjir. Kalau hujan turun lama, maka banjir. Mulai dari tahun baru banjir karena musim hujan juga sudah masuk,” ujar Salman.

Salman mengaku banjir ini biasanya banyak kendaraan yang terjebak dan akhirnya mogok. Para pengendara yang kendaraannya mogok itu sering ditolong oleh pengendara lainnya..

Salman menuturkan jika hujannya terlampau lebat, banjir di daerah ini bisa setinggi lutut orang dewasa. Kalau ini terjadi, kendaraan dari pintu gerbang Kompleks BTP dan Daya mengular dan mengakibatkan macet yang panjang. (*)

Pos terkait