Golkan Event Pekan Toleransi, Khaeroni Duduk Bersama OJK, FKUB dan Pihak Perbankan 

STARNEWSID.COM, MAKASSAR ~ Keseriusan Kepala Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulawesi Selatan, Khaeroni untuk menggolkan event  bertajuk “Pekan Toleransi Sulawesi Selatan” yang digagasnya dibuktikan dengan melakukan serangkaian pertemuan untuk membahas hal tersebut.

Pada Kamis 7 Juli 2022 di sebuah rumah makan di Jalan Cendrawasih Makassar, Khaeroni duduk bersama dengan Kepala Otoritas Jasa Keuabgan (OJK) Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Darwisman bersama Ketua FKUB Provinsi Sulsel.Prof Abd. Rahim Yunus serta Komisaris Utama Bank HasaMitra, Yonggris.

Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi FKUB Prov. Sulsel pada Selasa (28/6/2022) lalu di Kantor FKUB Sulsel Jl Rappocini Raya Makassar guna membahas lebih rinci rencana pelaksanaan event “Pekan Toleransi Sulsel” yang dicanangkan Khaeroni, khususnya dari sisi pendanaan.

Bacaan Lainnya

Didampingi Kepala Bidang PHU Ikbal Ismail, Pembimas Katholik Paulus Palondongan, dan Pembimas Buddha Pandhit Amanvijaya, Kharoni mengatakan bahwa untuk rencana gelaran event ini, Kemenag Sulsel punya modal yakni massa yang jumlahnya ribuan.

“Kami ini bonek, bondo nekat, modal nekat doang karena kegiatan yang kami gagas ini non budgeter atau tidak tercatat dalam DIPA Kanwil Kemenag Sulsel. Modal kami adalah punya ribuan massa hingga ke madrasah- madrasah,” kata dia.

Khaeroni berharap gagasannya ini ditopang dengan sumber mendanaan atau anggaran lainnya yang sifatnya tidak mengikat, semisal dari pihak perbankan yang juga hendak melaunching Coorporate Tolerance Responsibility (CTR) melalui MoU dengan OJK.

Menanggapi hal ini, Kepala OJK Regional 6 Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) Darwisman mengungkapkan timnya sementara mengumpulkan data di lapangan untuk dijadikan dasar dalam melaksanakan dan atau mendukung kegiatan yang efektif dan tepat sasaran.

“Kami sementara melengkapi data-data itu untuk menjadi dasar dalam mengcreate (membuat) suatu kegiatan atau program yang efektif dan tepat sasaran. Kami kan membawahi semua industri jasa keuangan yang bisa mensupport itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisaris Utama Bank Hasan Mitra yang  juga Wakil Ketua FKUB Prov. Sulsel, Yonggris menyampaikan bahwa tempat untuk melaunching kegiatan Pekan Toleransi ini telah dipersiapkan, yaitu di Hotel Claro Makassar.

“Tempatnya di Hotel Claro. Tanggal 13 kita laksanakan dialog dimana Menag akan menyampaikan sambutan via Zoom. Jadi tanggal 13 pagi itu dialog, sorenya kita gladi, dan pada malam hari kita laksanakan Launching Pekan Toleransi dan penandatanganan MoU Coorporate Tolerance Responsibility antara Perbankan dengan OJK, kemudian pelucuran media toleransi dilanjutkan pagelaran Sendratsri (seni, drama dan tari) Bhineka Tuggal Ika. Insya Allah tempat sudah fix tinggal biaya konsumsinya yang kita akan hitung lagi,” beber Yonggris.

Untuk diketahui bahwa Pekan Toleransi dengan mengusung tema “Pekan Merdeka Toleransi” yang diinisiasi oleh Kakanwil Kemenag Sulsel ini rencananya akan diisi serangkaian kegiatan mulai tanggal 13 sampai dengan 20 Agustus 2022 dengan melibatkan siswa siswi sekolah umum dan keagamaan serta madrasah dan para tokoh pemuda dan tokoh lintas agama.

Kegiatan tersebut antara lain launching Pekan Toleransi, Dialog Toleransi serta Pentas Sendratari Toleransi yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 13 dan 14 Agustus 2022 bertempat di Hotel Claro Makassar. Pada tanggal 14-16 Agustus 2022 juga dilaksanakan Kemah Moderasi yang pesertanya berasal dari sekolah umum lintas keagamaan, Madrasah dan Ormas Kepemudaan lintas agama.

Rangkaian event Pekan Toleransi Sulawesi Selatan ini akan berakhir pada tanggal 20 Agustus 2022 dengan kegiatan pawai dan karnaval toleransi  yang diikuti oleh iring-iringan umat lintas agama serta kendaraan hias yang bertemakan toleransi dan keberagaman di Sulsel.

Pawai dan Karnaval Toleransi ini rencananya juga akan digelar di 24 Kabupaten dan Kota se Sulaeesi Selatan dan merupakan puncak sekaligus menjadi closing ceremony Pekan Toleransi Sulsel Tahun 2022 yang ditandai dengan deklarasi bersama Merawat Keragaman dan Kearifan Lokal oleh tokoh lintas Agama dan lembaga-lembaga adat di Sulsel. (*)

Pos terkait