STARNEWSID.COM, DENPASAR — PT SUCOFINDO meraih kinerja keuangan Sangat Bagus pada Rating BUMN 2022 untuk kategori RATING ANAK USAHA BUMN pada Kelompok Sertifikasi yang terselenggara oleh Majalah Infobank dalam ajang The Best State Owned Enterprise (SOE) Award 2022 di Bali. Predikat ini berdasarkan penilaian Badan Riset Majalah Infobank terhadap Laporan Keuangan tahun 2021. “Apresiasi ini merupakan kontribusi insan PT SUCOFINDO dalam merealisasikan strategi Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Roadmap Transformasi Digital di tahun 2021, sehingga memberikan hasil positif untuk kinerja keuangan perusahaan,” ujar Direktur Utama PT SUCOFINDO Mas Wigrantoro Roes Setiyadi, Jumat (23/9/2022).
Tercatat kinerja keuangan PT SUCOFINDO tahun 2021 dengan pendapatan usaha dan labanya masing-masing tercatat Rp2.67 triliun dan Rp212.68 miliar. “Hasil kinerja keuangan yang positif ini ditunjukan melalui implementasi strateginya, khususnya di masa pandemi tahun 2021.”
Mas Wigrantoro melanjutkan bahwa di masa pandemi PT SUCOFINDO mencipta ragam inovasi, baik dalam model bisnis, jasa, dan pengembangan bisnis, serta pemanfaatan teknologi terkini, untuk mendukung proses bisnis internal dan eksternal.
“SUCOFINDO melihat peluang dalam keadaan pandemi ini, di mana pelanggan dan pemerintah memerlukan pihak untuk membantu memastikan penerapan new normal untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional,” ujar Mas Wigrantoro.
Inovasi SUCOFINDO di tahun 2021 menawarkan jasa monitoring Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah secara Terus Menerus dalam Jaringan (SPARING), Remote Audit, sertifikasi halal, Pengujian dan Kalibrasi Alat Kesehatan, Sertifikasi Good Distribution Practices (GDP) untuk distribusi vaksin dan produk farmasi, Audit Cleanliness Health Safety and Environment Sustainability (CHSE) untuk industri pariwisata yang terkena dampak pandemi.
Sedangkan untuk penguatan SDM di tahun 2021, PT SUCOFINDO memberikan pelatihan secara online, serta mendorong budaya Inovasi dan fungsi Research and Development.
Tahun 2022, PT Sucofindo melanjutkan road map transformasi Digital, yaitu menerapkan proses transformasi pada proses bisnis utama (Digitizing the Core). “Inisiatif strategis transformasi digital meliputi digitalisasi proses bisnis baik pendukung maupun operasional, digitalisasi untuk mewujudkan pengalaman digital pelanggan yang lebih baik,” ujar Mas Wigrantoro.
Untuk tahun 2023, masih pada roadmap Transformasi Digital, PT Sucofindo fokus pada pengayaan jasa TIC (Testing, Inspection, and Certification) dengan teknologi digital, salah satunya penggunaan smart sensor dan connected device, untuk mendukung penerapan Tata Kelola Pertambangan dan Mineral yang baik, serta mendorong pengembangan smart mining yang kini terus didukung oleh pemerintah.
Mas Wigrantoro menegaskan pihaknya bertekad memperkuat posisi SUCOFINDO sebagai perusahaan digital di bidang pengujian, inspeksi, dan sertifikasi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari rantai pasok para pelanggannya. (*)







