STARNEWSID.COM, TAKALAR — DMC (Disaster Management Center) Ikatan Alumni Teknik Universitas Hasanuddin (Ikatek Unhas) turut serta dalam kegiatan sosialisasi Literasi Bencana Indonesia di Kabupaten Takalar yang diinisiasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Takalar, Sabtu 13 Agustus 2022.
Sosialisasi tersebut diketahui pertama kali diadakan di Provinsi Sulsel dibawa ke Takalar sebagai studi kegiatan sekaligus percontohan di kabupaten lain, yang ditempatkan di Desa Boddia, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar, Sulsel.
Ketua Umum DMC Ikatek Unhas dan LPPM Unhas, Muhammad Syukri Turusi mengatakan, tujuan kegiatan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda dan warga sekitar tentang potensi bahaya bencana yang ada di sekitarnya.
Kegiatan tersebut dihadiri para generasi muda di sekolah sekitar Desa Boddia Kec. Galesong Selatan, dan ada beberapa lokasi di Takalar yang diadakan di SMKN 1 dan SMKN 5 Galesong,” ujar Muhammad Syukri Turusi.
Para generasi muda dan masyarakat setempat harus paham akan potensi yang ada, dan mampu melakukan kegiatan tanggap darurat jika bencana terjadi.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Takalar, Nurikhsan Nurdin mengatakan, sebagai tuan rumah yang akan mendapatkan kegiatan sosialisasi dari salah satu program Unhas sangat berterima kasih dan bersyukur karena kami yang dipercaya untuk melakukan kegiatan Literasi Bencana Indonesia.
“Sebagai tempat yang kami tunjuk di Desa Boddia itu adalah lokasi bencana terberat yang ada di bibir pantai Takalar yang pernah terjadi di beberapa tahun terakhir, dan tugas kita sebagai tupoksi dari BPBD adalah memberi edukasi terkait adanya bencana sehingga kita bisa berbuat untuk setidaknya mengurangi kerugian saat ada bencana,” ujarnya. (*)











