Dinas Kebudayaan dan RRI Tekankan Pentingnya Jati Diri Bugis-Makassar

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Dinas Kebudayaan Kota Makassar bersama RRI Makassar menggelar talkshow bertajuk “Aksi Nyata Cinta Tanah Air” di halaman Museum Kota Makassar, Sabtu (23/8/2025). Kegiatan ini menghadirkan tokoh pemerintah, akademisi, hingga organisasi kepemudaan untuk membahas makna cinta tanah air sekaligus pentingnya melestarikan budaya lokal.

Acara dipandu oleh host Arty Alfiar. Dalam sesi diskusi, Prof. Dr. Aminuddin Salle, Ketua Kebudayaan Kota Makassar, menegaskan bahwa nilai-nilai kearifan lokal Bugis-Makassar harus menjadi pedoman hidup. Ia menyebutkan lima prinsip utama: sirinapace (harga diri), accalembu (cerdas dan jujur), sipakatau (saling menghargai), sippakalaberi (lebih baik dan berani), serta sippakainge (ingat dan mengenang). “Nilai ini sebaiknya dipegang teguh, baik oleh pejabat maupun masyarakat dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Rum, Kepala Dinas Kominfo Makassar yang hadir mewakili Pemkot, menekankan bahwa cinta tanah air di era modern harus diwujudkan melalui inovasi dan disiplin sosial. “Belajar, berinovasi, menjaga budaya lokal, mendukung produk daerah, hingga tertib berlalu lintas adalah wujud nyata cinta tanah air. Semua itu menjadi kekuatan bangsa di masa depan,” tegasnya.

Bacaan Lainnya

Dari sisi legislatif, Ahmad Daeng Se’re, anggota DPR RI Komisi VII asal Sulawesi Selatan, mengingatkan pentingnya nilai sirinapace. “Masyarakat Sulsel di mana pun berada harus tetap mengingat asal-usulnya. Generasi muda Makassar jangan pernah melupakan jati diri budaya Bugis-Makassar,” katanya.

Pesan serupa disampaikan Dr. Taufani dari KNPI Sulawesi Selatan. Menurutnya, di era digital saat ini, generasi muda perlu memahami konteks kemerdekaan dan menerapkannya secara bijak. “Pemahaman budaya lokal dapat melindungi kita dari hoaks sekaligus memberi jalan keluar untuk memutus rantai kemiskinan,” jelasnya.

Melalui talkshow ini, Dinas Kebudayaan dan RRI Makassar berharap lahir kesadaran kolektif masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mencintai tanah air. Pemkot Makassar menegaskan komitmennya untuk terus mengedukasi publik mengenai pentingnya cinta tanah air sekaligus menjaga warisan budaya bangsa. (*)

Pos terkait