Dikuti 280 Siswa, MPLS SMKN 5 Gowa Fokus Perkenalkan Budaya Sulsel

MPLS : Siswa baru SMK Negeri 5 Gowa terlihat antusias mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (11/7/2022).(Foto : Istimewa)

STARNEWSID.COM,PATTALLASSANG—Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru tahun ajaran 2022/2023 lingkup Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulsel mulai berlangsung hari ini, Senin (11/7/2022).

Pantauan di beberapa SMK, pembukaan MPLS ini berjalan lancar dan tertib. Di SMK Negeri 5 Gowa contohnya.

Acara pembukaan MPLS yang berlangsung mulai Pukul 07.30 pagi itu dihadiri oleh seluruh siswa baru dengan antusias.

Bacaan Lainnya

Kepala SMK Negeri 5 Gowa, Muh Yusuf mengatakan, kegiatan MPLS akan berlangsung selama 5 hari, mulai 11-15 Juli 2022. Diikuti oleh kurang lebih 280 siswa baru

Yusuf menerangkan, MPLS ini sangat penting dilaksanakan dengan tujuan memperkenalkan nilai-nilai kearifan lokal serta sistim nilai yang berlaku dalam lingkup SMKN 5 Gowa.

“Kita fokuskan MPLS ini untuk memperkenalkan budaya khas Sulsel sebagai bentuk penguatan kearifan lokal di dalam diri siswa,” ujar Yusuf dalam keterangan persnya.

Yusuf mengungkapkan, ada 9 nara sumber kompeten dari luar sekolah yang sengaja dihadirkan memberikan materi kepada siswa baru selama MPLS.

Para pemateri ini, kata dia, juga akan menyampaikan tentang program-program prioritas di bidang pendidikan yang dicanangkan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

“Jadi ada pemaparan juga dari pemateri tentang program Andalan Bapak Gubernur Sulsel. Seperti pemberantasan buta aksara Alqur’an,” beber Yusuf.

Adapun nara sumber itu di antaranya Kasi Pembinaan SMK Cabdis Pendidikan Wilayah II Gowa, Sadat Sidik dengan materi Kebijakan Pembinaan SMK. Juga Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Propinsi Sulsel, Herman, dengan materi Satuan Pendikan Aman Bencana (SPAB).

Kasi Pembinaan SMK Cabdis Pendidikan Wilayah II Gowa, Sadat Sidik yang didaulat membawakan materi di hari pertama menyampaikan tentang program pemberantasan buta aksara Alquran yang jadi prioritas Gubernur Andalan.

Olehnya itu, Ia pun meminta kepada sekolah agar dari awal mendata peserta didik baru yang belum lancar membaca Alquran untuk selanjutnya diberikan bimbingan khusus.

“Siswa yang belum mahir baca Alquran bisa diikutkan bimbingan khusus dalam setiap kegiatan literasi Kitab Suci bagi semua peserta didik,” tandasnya.(rus)

Pos terkait