Cemarkan Institusi Polri di Medsos, Oknum Anggota Polres Toraja Minta Maaf

Aipda Aksan

STARNEWSID.COM,MAKASSAR— Oknum anggota polisi di Polres Toraja, Aipda Aksan yang mencemarkan institusi Polri di media sosial (Medsos) menyatakan minta maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan Aipda Aksan usai menjalani pemeriksaan di Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulsel.

Dalam testimoninya, Aipda Aksan mengakui bahwa video yang dibuatnya melalui aplikasi Tiktok karena kesal dirinya dimutasi dari Polres Palopo ke Polres Toraja.

Bacaan Lainnya

Dalam video yang dibuatnya, Aipda Aksan meminta Kapolri untuk membersihkan Polri dari mafia. Video itu kemudian viral.

Aipda Aksan menyebut, jika mau daftar polisi harus bayar. Begitu pun jika anggota polri mau sekolah dan mutasi, harus bayar. Tak hanya itu saja, Aksan juga menyinggung pemangkasan uang BBM, dan Dana DIPA.

“Semua tuduhan itu merupakan asumsi pribadi saya saja tanpa adanya bukti atau fakta. Makanya, saya dengan tulus memohon maaf telah mencemarkan institusi Polri. Semua itu saya lakukan karena kecewa dimutasi,” ucap Aksan ditirukan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana, Minggu (4/12/2022).

Perwira menengah berdarah Bali itu mengatakan, Aipda Akhsan terus diperiksa intensif di Propam Polda terkait tindakannya yang mencemarkan nama baik Polri.

Komang Suartana pun berharap masyarakat tidak percaya terkait opini yang yang dibangun Aipda Aksan.

“Perbuatan Aipda Aksan telah melanggar disiplin dan/atau Kode Etik Profesi Polri sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2003 tentang Peraturan Disiplin Anggota Polri dan/atau Peraturan Kepolisian RI Nomor 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik,” tandas Komang Suartana.(rus)

Pos terkait