STARNEWSID.COM, BULUKUMBA — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bulukumba mulai melaksanakan program unggulan pemerintah daerah melalui pembagian bibit unggul gratis kepada kelompok tani.
Bibit unggul yang dibagikan melalui APBD adalah Durian Musangking sebanyak 1.100 pohon yang dibagi kepada 5 kelompok tani dari Desa Baruga Riattang dan Desa Balangpesoang, Kecamatan Bulukumpa.

Thaiyeb Maningkasi dilantik sebagai Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan pada Rabu 29 Juni, esok harinya ia bersama jajarannya melakukan pembagian bibit unggul Durian Musangking .
“Alhamdulillah belum 24 jam setelah dilantik, saya harus melaksanakan kegiatan pembagiaan dan penanaman perdana ini merupakan program unggulan dari bapak bupati,” ungkapnya.

“Secara ekonomi, Durian Musangking adalah produk buah yang memiliki nilai tambah sehingga diharapkan pendapatan petani juga meningkat,” tambahnya lagi.
Mantan Kabag Pemerintahan melanjutkan, visi pemerintah dalam membangun Bulukumba sesuai dengan potensi sumber daya alam yang dimiliki, sehingga sektor pertanian menjadi keniscayaan yang harus dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jika buah yang bapak dan ibu memiliki kualitasnya bagus, maka dipastikan itu bisa diekspor. Tapi kalau buahnya biasa saja, lakunya hanya di pasar,” bebernya.
“Jadi pilih mana, buah yang berkualitas ekspor atau tetap mempertahankan buah yang biasa saja,” ujar Andi Utta sapaan

“Begitu juga dengan masalah sosial lainnya, kita bisa selesaikan jika ada perbaikan ekonomi masyarakat,” bebernya
Kepala Desa Baruga Riattang, Asrul Sani menyampaikan terima kasih kepada Bupati Bulukumba yang memilih wilayah desanya sebagai sasaran pertama pembagian bibit unggul sekaligus akan menjadi percontohan.


Pemerintah Kabupaten Bulukumba Tahun Anggaran 2022 melalui Kegiatan Pengembangan Bibit Unggul pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan telah mengalokasikan bantuan Bibit Durian Musangking Kaki Tiga sebanyak 1.100 pohon, yang diserahkan kepada 3 Kelompok tani di Desa Balangpesoang (600 pohon) dan 2 Kelompok Tani di Desa Baruga Riattang (500 pohon). (*)











