STARNEWSID.COM,PARANGLOE— Akses jalan menuju dusun Pappareang, desa Belapunranga, kecamatan Parangloe, Gowa jadi keluhan masyarakat.
Kondisinya sangat memprihatikan. Jalur penghubung antar desa itu mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga butuh perhatian dari pemerintah daerah.
Tokoh masyarakat setempat, Abd Rajab Dg Raja menuturkan, kerusakan jalan telah berlangsung selama 5 tahun terakhir.
Aspalnya sudah terbongkar dan berbentuk kubangan. “Kubangan hampir memenuhi sepanjang ruas jalan,” ungkap Dg Raja, Selasa (7/3/2023).
Ia mengungkapkan, jalan poros Pappareang mendesak diperbaiki. Mengingat fungsi jalan tersebut cukup vital.
Selain menjadi jalan penghubung antar desa dan kecamatan, juga selama ini menjadi jalur utama bagi anak sekolah.
“Jalan Poros Pappareang ini merupakan akses utama warga setempat maupun desa tetangga seperti desa Belabori menuju ke kantor camat, pasar dll. Bahkan lintas kabupaten antara Gowa dan Maros. Termasuk anak sekolah,” sebut Dg Raja.
Kata Dg Raja, kerusakan jalan Poros Pappareang telah acap kali disuarakan melalui Musrenbang. Hanya saja, sampai saat ini, belum ada tanda-tanda perbaikan.
“Kami harap Pemda Gowa bisa memberi perhatian,” pintanya.
Warga desa Belapunranga, Abd Azis Dg. Nyikko mengungkapkan, sejak dibangun tahun 2011 silam, jalan poros Pappareang belum pernah tersentuh perbaikan.
Bahkan bukan cuma itu. Infrastruktur jembatan sepanjang 4 meter yang dibangun bersamaan dengan jalan Poros Pappareang juga saat ini nyaris ambruk.
“Jika tidak segera diperbaiki, maka akses warga bisa terputus. Perekonomian warga setempat bisa lumpuh,” ucap Dg Nyikko.
Warga sendiri, lanjut dia secara swadaya telah turun bergotong-royong memperbaiki kondisi jalan Poros Pappareang yang rusak. Titik yang berlubang dicor. Hanya saja, perbaikan itu tak bertahan lama.
Faktor cuaca dimana curah hujan sangat tinggi belakangan ini berpengaruh terhadap ketahanan aspal yang telah dicor. Alhasil, tak lama berselang pasca diperbaiki rusak kembali.
“Banyakmi anak sekolah yang mengalami kecelakaan disitu,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Gowa, Rusdy Alimuddin saat dikonfirmasi mengatakan, program perbaikan jalan mengutamakan skala prioritas berdasarkan hasil Musrenbang.
Khusus untuk jalan Poros Pappareang, kata dia, tahun ini belum masuk program perbaikan.
“Tapi jalan poros Pappareang itu sudah ada datanya sama kita. Artinya akan jadi perhatian kedepannya,” tandas Rusdy.(rus)












