*Wali Kota Makassar Danny Pomanto Launching Kota Makan Enak
STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Tahun 70an Makassar diberi gelar Kota Daeng, tahun 80an diberi gelar Kota Petepete, karena banyaknya angkutan kota beroperasi di dalam kota.
Awal 2000an, Makassar diberi gelar Kota Ruko, karena banyaknya ruko dibangun dimana-maba.
Kini awal tahun 2023, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melaunching branding “Makassar, Kota Makan Enak” sebagai upaya pengendalian inflasi daerah.
Danny, demikian sapaan akrab Mohammad Ramdhan Pomanto menilai langkah ini merupakan salah satu langkah paling nyata selain program Pasar Murah Kontainer yang dapat mempengaruhi angka inflasi di Makassar.
Banyak sekali makanan khas Makassar yang dapat menjadi ikon dalam branding ini. Pihaknya mencatat sudah ada sekira 11 produk unggulan yang dipilih dan menjadi produk handal nan recommended Kota Makassar.
“Hari ini kita launching Makassar Kota Makan Enak. Saya berharap ini menjadi sirkulasi ekonomi yang kuat dengan branding baru ini,” kata Danny di sela-sela Rapat Pengendalian Inflasi di Balaikota, Kamis, (26/01/2023).
Hal itu, jelas dia, dilakukan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, dan Mendagri Tito Karnavian untuk menekan atau mengendalikan angka inflasi di daerah-daerah.
“Pak Presiden dalam pengarahannya, maunya itu langsung. Seperti kota pisang, semua pisang. Kota jagung, kota golf dan seterusnya. Jadi kita kota makan enak,” ujar Danny.
Selain itu, ia mengungkapkan di Makassar makanan selalu tersedia 24 jam sehingga masyarakat atau pun pengunjung tidak kesulitan mencari makanan.
“Kota Makassar, 24 jam tersedia makanan, kalau di tempat lain; di luar negeri itu jam 5 sore sudah tutup, di Jakarta jam 10 malam sulit cari makan. Nah, di Makassar satu-satunya kota bisa 24 jam cari makanan,” ujarnya.
Belasan kuliner makanan itu nantinya akan distandarisasi sebagai makanan unggulan di Makassar. Di antaranya, Jalangkote, Pisang Ijo, Coto Makassar, Sop Saudara, Konro, Mie Kering, Nasi Kuning, Pisang Epe, Sea Food, Barongko, Pallu Basa dan masih banyak lagi.
Tercatat, saat ini inflasi Makassar mencapai 5,81%, sementara pertumbuhan ekonomi 4,47%. Karena itu, ekonomi Makassar perlu recovery.
Apalagi sebelumnya Makassar pernah mencapai pertumbuhan ekonomi 8,7% dan inflasi 2,5%. (*)











