Jalan Rusak Dikerja Lamban, Warga Antang Tutup Jalan dan Bentrok dengan Satpol-PP

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Pengerjaan Jalan Antang Raya di Kecamatan Manggala, Kota Makassar yang merupakan jalan poros provinsi, pengerjaannya lelet dan lamban menyebabkan warga Antang kehilangan kesabaran. Bahkan warga menduga anggarannya diselewengkan dan menyebabkan terkatung-katung.

Setiap hari warga mengalami kemacetan. Bahkan bila hujan turun jalan jadi kubangan dan air banjir masuk ke rumah warga.

Kemarahan warga Antang ditumpahkan dengan tutup jalan dan membakar ban bekas dekat Pasar Antang, Kamis (24/12/2022).

Bacaan Lainnya

Mereka memprotes kinerja kontraktor yang tak kunjung menyelesaikan pekerjaannya. Seakan-akan menunda-nundanya. Bahkan ada unsur pembiaran. Dibiarkan tak kunjung rampung.

Ironisnya, kata Abdul Samad, warga Antang, jalan poros Antang Raya duluan dikerja daripada Jalan Tun Abdul Razak. Jalan Tun Sbd Razak sudah selesai, tetapi Jalan Antang Raya hingga kini terlantar.

Penutupan Jalan Antang Raya oleh warga mengakibatkan kemacetan panjang di poros Antang menuju ke Kabupaten Gowa.

Puluhan petugas Satpol PP yang ingin membuka jalan tersebut mendapat perlawan dari warga. Terjadilah bentrokan yang tak dapat terhindarkan. Beberapa petugas Satpol PP dan warga luka-luka.

Bentrokan dapat terkendalikan setelah petugas dari Polsek Manggala dan Polrestabes datang mengamankan.

Beberapa warga Antang yang ditemui STARNEWSID.com meminta kepada Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar, bila ingin mengerjakan jalan, jangan setengah-tengah. Tuntaskan segera, agar tidak bermasalah. (*)

Pos terkait