STARNEWSID.COM, SINJAI –– Dinas Kesehatan Sinjai, Prov. Sulsel, sidak beberapa toko obat dan apotek yang masih memajang atau menjual obat bersirup. Penyidakan dilakukan untuk mencegah beredarnya obat sirup anak yang mengandung Etilen Glikol (EG) atau Dietilen Glikol (DEG) yang menyebabkan gagal ginjal akut.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Sinjai, Fidyawati mengatakan, pengawasan dimulai dari apotek yang tersebar di Kecamatan Sinjai Utara. Pemantauan ini melibatkan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
“Pengawasan dimulai dari Kecamatan Sinjai Utara. Dari hasil pengawasan ditemukan bahwa sarana distribusi dalam hal ini apotek dan toko obat telah menjalankan sesuai imbauan yang telah disampaikan,” kata Fidyawati saat pemantauan apotek, Senin (7/11/2022).
Menurut Fidyawati, organisasi profesi apoteker juga telah turun memantau peredaran obat sirup sebelum Dinkes Sinjai mengeluarkan imbauan. Apotek diharap tidak menjual obat yang bisa memicu penyakit gagal ginjal akut.
Dari sidak ini, Dinkes dan IAI Sinjai menyita obat mengandung EG dan DEG dari apotek, kemudian disimpan dalam ruangan karantina.
“Beberapa produk obat yang sudah ada perintah penarikan distributor telah dipisahkan dari ruang pelayanan di apotek dan menuggu distributor yang akan segera mengambil,” tegasnya.
Ketua IAI Cabang Sinjai, Andi Yasmin Yulianti mengatakan, sidak obat sirup ini direspons positif para penjual obat.
“Alhamdulillah, tanggapan mereka bagus dan menerima semuanya, karena ini memang untuk keamanan kita semua,” kata Yasmin. (*)










