STARNEWSID.COM, PINRANG — Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau biasa disebut bedah rumah merupakan salah satu program prioritas pemerintah.
Pasalnya, program ini ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang bertempat tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Program bedah rumah Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR, menjadi salah satu program perumahan yang sangat diminati masyarakat. untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah.

Bantuan dana stimulan kepada masyarakat yang benar-benar tidak mampu dan tinggal di rumah yang kondisinya tidak layak huni sehingga mereka bisa membangun rumahnya jadi layak huni.
Dari pantauan StarNewsid.Com di lapangan diantaranya sudah ada yang selesai dikerjakan, namun ada juga masih dalam tahap pengerjaan.
Menurut salah seorang warga penerima program BSPS yang ditemui di lokasi mengungkapkan bahwa besaran bantuan stimulan yang diberikan sebesar Rp 20 juta per penerima.
“Dana tersebut digunakan untuk pembelian bahan bangunan senilai Rp 17,5 juta dan Rp 2,5 juta untuk upah tukang,” kata dia, Jumat, (5/8/2022).
Sedang warga penerima lainnya mengatakan, dana sebesar Rp 20 juta seperti yang disampaikan dalam pertemuan di Kantor Kelurahan Benteng sebelumnya merata untuk setiap penerima.
“Yang kami terima bukan berupa uang tunai, tetapi bahan material sesuai kebutuhan yang didrop ke lokasi penerima.” ujarnya
Bantuan senilai Rp 17.5 juta, lanjutnya, berupa batu bata, kuseng jendela, kuseng pintu, daun pintu, dan pasir, krikil, semen serta besi (man/met)











