Wali Kota Makassar Danny Pomanto Tinjau Banjir di Kecamatan Manggala 

Warga Manggala meninggalkan rumahnya karena terdampak banjir Mereka mengungsi ke tempat yang disiapkan Pemkot Makassar

 Turut Evakuasi Korban Jatuh dari Pohon di Antang

STARNEWSID COM, MAKASSAR — Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto ikut serta mengevakuasi korban banjir di Blok, 8, 9 dan 10 Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Minggu (26/13/2022).

Danny Pomanto membantu warga mengevakuasi korban meninggal Harun (60) akibat terjatuh dari pohon. Warga Blok 10 itu mengalami kecelakaan saat hendak memangkas pohon sekitar pukul 10.00 Wita.

Di rumah duka, Danny mendoakan, membantu keluarga dan mengantarnya hingga ke ambulans.

Bacaan Lainnya
Warga Manggala mengungsi karena rumahnya kebanjiran.

“Ada kecelakaan orang jatuh dari pohon dan tidak ada kaitannya dengan banjir. Rumahnya dikepung banjir jadi memang harus diungsikan,” kata Danny.

Selain itu, ada satu orang meninggal, ada dua orang ibu rumah tangga yang dievakuasi karena sakit dan ada pula ibu hamil yang butuh penindakan.

Danny menuturkan, untuk mengatasi bencana ini dirinya sudah memerintahkan camat setempat untuk mengumpulkan seluruh elemen masyarakat agar membuat forum khusus.

Hal itu agar mengetahui bagaimana aspirasi masyarakat dapat diterima sekaligus membahas banyaknya saluran air tertutup.

“Perlu dukungan masyarakat dan dukungan semua pihak untuk mengalirkan air yang mestinya mengalir tetapi terhambat. Harus menjadi keputusan bersama sehingga masyarakat paham,” kata Wali Kota Makassar .

“Solusi konkritnya ialah agar air teraliri dengan baik. Apalagi aliran dari Nipah-Nipah sudah lancar. Ini faktor ketinggian,” ujarnya.

Lurah Manggala Arwina Aminuddin mengatakan, kronologi korban meninggal pagi tadi, karena ingin memangkas pohon untuk menghindari angin kencang supaya pohon tidak tumbang.

Ternyata korban terpeleset lalu terjatuh dan kepalanya terbentur tembok. “Saat diperiksa tim kesehatan, lukanya sangat parah karena kena benturan tembok. Tidak lama setelah jatuh lalu meninggal,” kata Lurah Manggala, Arwina. (*)

Pos terkait