STARNEWSID.COM, BULUKUMBA —- Wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf mengunjungi korban angin kencang di Dusun Talle-talle, Desa Tanah Harapan, Kecamatan Rilau Ale, Selasa 11 Februari 2025. Selain Talle-talle, ada tiga rumah lainnya di Dusun Ganjenge, Desa Tanah Harapan, juga diterpa angin kencang.
Tercatat, ada 15 rumah di dua dusun di desa Tanah Harapan yang mengalami kerusakan akibat angin kencang yang terjadi pada Senin 10 Februari 2025. Khusus Dusun Talle-talle, beberapa rumah kondisinya rusak parah.
Saat mengunjungi lokasi bencana, Wabup Andi Edy Manaf didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Hj Darmawati, Pelaksana tugas (Plt) Camat Rilau Ale Andi Asdar Bennu, serta Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNas) Bulukumba Muhammad Yusuf Sandy. Pada kunjungan tersebut Wabup Edy Manaf menyerahkan sejumlah bantuan darurat dan sembako kepada warga yang terdampak.

Wabup yang karier politiknya cukup lama sebagai wakil rakyat di parlemen ini, menegaskan, pemerintah akan menyupport secara totalitas bagi korban bencana alam di Desa Tanah Harapan tersebut.
Dia mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial, Pemerintah Kecamatan Rilau Ale, serta BAZNAS Bulukumba bergerak begitu cepat mengambil langkah-langkah penanganan pasca terjadinyanya bencana.


Menurut dia, bantuan untuk korban bencana di Desa Tanah Harapan menjadi tanggung jawab bersama. Sembari Dinas Kesehatan Bulukumba, didorong untuk memeriksa kondisi kesehatan warga yang terdampak bencana.
“Yang paling penting kita akan mendata keseluruhan, sehingga bisa mendapat bantuan darurat. Apalagi ada beberapa rumah kondisinya rusak parah,” ujar Edy Manaf.
Saat ini, kata dia, dilakukan pendataan terhadap rumah warga yang rusak akibat diterjang angin kencang. Setelah didata, selanjutnya akan diketahui berapa kerusakannya.
“Nanti akan dibantu untuk rehabnya, termasuk semua atapnya yang rusak sampai layak untuk ditempati kembali oleh masyarakat,” tegas Edy Manaf.
Terakhir, Edy Manaf mengimbau semua warga untuk tetap waspada. Sebab saat ini, kondisi cuaca tidak menentu.
“Kadang panas, kadang hujan, kadang angin kencang. Jadi harus berhati-hati,” pintanya.

“Total 15 rumah yang diterjang angin kencang di Desa Tanah Harapan. Ada 12 rumah di Dusun Talle-talle dan 3 rumah di Dusun Ganjenge,” ungkap Arifin Pana merinci jumlah rumah yang rusak.
Dia mengatakan, angin kencang bermula menyisir belasan rumah di Dusun Talle-talle. Setelah itu, angin kencang mengarah ke Ganjenge.
“Untuk kerugian materil, kita belum bisa dipastikan. Sementara dilakukan pendataan,” kata Arifin Pana. (*)











