Vaksinasi Dibutuhkan dan Perlu bagi Anak Didik Hj Hafsah: Syarat PTM Harus Sudah Vaksinasi

Vaksinasi anak di Sidrap menunjukkan angka capaian sebesar 55.95% untuk dosis 1, dan 27,68% untuk dosis 2.

STARNEWSID.COM, SIDRAP — Sehari setelah mengikuti Rapat Percepatan Pemenuhan Target Vaksinasi Covid-19 Sidrap, yang digelar di Kantor Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan MaritengngaE, Sidrap, Jumat.

Menindaklanjuti Surat Bupati Sidrap, Nomor 100/1564/Tapem, tanggal 18 Maret 2022, tentang Percepatan pemenuhan target vaksinasi covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun, untuk itu Kepala SD Neg 16 Pangkajene Sidrap, Hj Hafsa merespon dan memanggil orang tua peserta didik untuk mengikuti rapat guna untuk percepatan pemenuhan target vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun.

Bacaan Lainnya

Hj Hafsah mengingatkan kepada orang tua peserta didik, bahwa vaksinasi ini penting bagi peserta didik, guna untuk mengikuti pembelajaran tatap muka. Vaksin bagi anak sudah memenuhi syarat utamanya usia 6-11 tahun.

Untuk itu, bagi peserta didik yang tidak melakukan vaksinasi covid-19 , tidak diperkenalkan mengikuti pembelajaran tatap muka sampai yang bersangkutan dapat menunjukkan bukti telah divaksin, minimal vaksin dosis I (pertama).

Hal tersebut disampaikan Kepala SD Neg 16 Pangkajene Sidrap Hj. Hafsah di hadapan puluhan orang tua peserta didik di ruang kelas, Sabtu, 19 Maret 2022.

Bagi peserta didik yang tidak memiliki bukti vaksinasi, kata Hafsah, hanya bisa melakukan pembelajaran dari rumah saja.

“Vaksinasi anak di Sidrap menunjukkan angka capaian sebesar 55.95% untuk dosis 1, dan 27,68% untuk dosis 2. Hal ini menunjukkan angka vaksinasi masih di bawah target cakupan vaksinasi 100% atau setara 30.339 orang,” ujar Hj Hafsah.

Dia berharap kepada orang tua peserta didik untuk lebih jernih menyikapi hal ini. Hal ini demi kebaikan dan kesehatan kita bersama.

Dia mengarahkan orang tua, jika putra-putrinya ingin divaksinasi untuk mendampinginya dan mendatangi Puskesmas terdekat.

Menurut Hj Hafsah, di sekolah ini, ada 77 murid yang belum divaksin, yakni murid kelas I dan II. (met)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *