STARNEWSID.COM, SINJAI — Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mogok belajar sejak Kamis hingga Jumat (25-26/8/2021).
Siswa melakukan aksi mogok belajar menolak siswa pindahan mantan narapidana. Bila tuntutan mereka belum dipenuhi Kepala SMAN 5 Sinjai, Aliuddin, para siswa akan tetap mogok belajar .

Oknum siswa dari sekolah lain di Sinjai ini rencana akan diterima di sekolah tersebut dalam waktu dekat ini.
Alasan para siswa menolak pelaku aksi kriminal karena bisa merusak nama baik sekolah mereka.
Selain itu jika ada pelaku kriminal bersekolah di tempat itu dapat mempengaruhi secara psikologi siswa dan guru lainnya.


Siswa juga menuntut Aliuddin mundur dari jabatan kepala sekolah karena selama ini dinilai tidak mensuport kegiatan ekstra kurikuler siswa di sekolah itu.
Sebab selama ini, aktifitas siswa dalam bidang ekstra kurikuler dibiayai sendiri siswa atau dana pribadi beberapa guru setempat.
Sejak Kamis (25/8/2022) siswa membentangkan spanduk sebagai aksi protes kepada Aliuddin.

Kepsek SMAN 5 Sinjai, Aliuddin mengatakan, sekolahnya ditunjuk oleh LPK Maros, dan Dinas Pendidikan Provinsi di Makassar.
arena sekolahnya ditunjuk untuk memfasilitasi oknum siswa pelaku kriminal tersebut, Aliuddin tidak bisa menolak.
“Jadi saya tidak punya alasan untuk menolak sebagai jabatan kepala sekolah karena perintah undang-undang. Tapi sebagai pribadi saya bisa menolak,” kata Aliuddin.

Aksi siswa mogok belajar dijaga ketat aparat kepolisian Polres Sinjai. (*)












