STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Bencana banjir yang melanda berbagai titik di Kota Makassar, khususnya di kawasan Jalan A. Pangerang Petarani hingga Jalan RS Faisal, telah menimbulkan dampak signifikan, termasuk pada Rumah Sakit Islam Faisal. Menanggapi situasi ini, manajemen rumah sakit mengeluarkan pernyataan resmi mengenai langkah-langkah yang diambil untuk memastikan keselamatan pasien.
Dalam pernyataannya, Rumah Sakit Islam Faisal mengungkapkan bahwa mereka segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengevakuasi pasien rawat inap. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap kemungkinan banjir susulan yang dapat mempengaruhi unit perawatan yang terdampak. Sebanyak 26 pasien berhasil dievakuasi dengan aman ke beberapa rumah sakit terdekat.
Meskipun terjadi bencana, manajemen RS Islam Faisal memastikan bahwa pelayanan di bagian yang tidak terkena dampak banjir tetap berjalan lancar. Unit Gawat Darurat dan Poliklinik juga telah beroperasi normal kembali pada tanggal 16 Desember, memberikan pelayanan yang dibutuhkan masyarakat.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi, RS Islam Faisal menegaskan bahwa mereka telah mengambil langkah-langkah objektif dalam penanganan bencana ini. Koordinasi yang baik dengan berbagai pihak terkait menjadi kunci dalam proses evakuasi yang berjalan dengan kondusif.
Manajemen rumah sakit juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan selama proses evakuasi. Mereka mengapresiasi bantuan dari berbagai instansi, termasuk Bapak PJ Gubernur Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan dan BPPD, Krisis Centre Provinsi Sulawesi Selatan, serta Kementerian PUPR dan tim.
Selain itu, RS Islam Faisal juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua dan pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Sulawesi Selatan, Dinas Kesehatan Kota Makassar, serta direktur dan tim dari beberapa rumah sakit, termasuk RS Wahidin, RS Grestellina, RSIA Paramount, RS Sandy Karsa, RS Haji, RS Bhayangkara, dan RS Akademis.
Dukungan dari Pimpinan Komunitas Relawan Emergensi Kesehatan Indonesia (KREKI) dan tim, serta BBWS Pompengan Jeneberang dan tim, juga diakui sebagai bagian penting dalam penanganan situasi darurat ini. Pihak Dompet Dhuafa dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu per satu juga mendapatkan apresiasi atas kontribusi mereka.
“Semoga Allah membalas kebaikan kita semua dan senantiasa melindungi Kota Makassar,” ungkap manajemen RS Islam Faisal dalam pernyataan mereka. Harapan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan solidaritas di tengah bencana yang melanda.
Dengan langkah cepat dan terkoordinasi, RS Islam Faisal menunjukkan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bahkan dalam situasi yang sulit sekalipun. Keberhasilan evakuasi pasien menjadi bukti nyata dari upaya kolaboratif yang dilakukan oleh berbagai pihak.
Kota Makassar kini berharap agar situasi banjir segera membaik, dan semua pihak dapat bersatu untuk membantu pemulihan pasca-bencana. (dyt/adk)













