STARNEWSID.COM, PAREPARE — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kota Parepare menggelar rapat pleno membahas usulan calon Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Parepare dan calon Ketua DPRD Parepare, di Sekretariat Golkar Parepare, Kamis malam, 8 September 2022.
Rapat yang dipimpin Ketua Golkar Parepare, Hj Erna Rasyid Taufan itu, memutuskan calon PAW adalah Hamran Hamdani. Hamran Hamdani diusulkan untuk mengganti Hj Andi Nurhatina Tipu, Anggota Fraksi Golkar sekaligus Ketua DPRD Parepare, yang meninggal dunia, belum lama ini.
Hamran saat ini menjabat Sekretaris Golkar Parepare, dan menjadi Caleg Dapil Bacukiki-Bacukiki Barat pada Pemilu Legislatif 2019, dengan raihan 905 suara.
Sementara calon Ketua DPRD pengganti Andi Nurhatina diputuskan H Kaharuddin Kadir. Kaharuddin saat ini menjabat Ketua Komisi II DPRD Parepare.
Rapat juga memutuskan Bendahara Golkar Parepare dipercayakan kepada Syamsul Bahri menggantikan bendahara sebelumnya Almarhumah Andi Nurhatina.
Nama Hamran Hamdani dan Kaharuddin Kadir mencuat dari aspirasi mayoritas pengurus DPD II dan Pimpinan Kecamatan. Bahkan Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, H Syamsul Latanro yang berhalangan hadir karena masih dalam kondisi pemulihan pasca sakit menitip rekomendasi melalui pesan WhatsApp yang dibacakan Wakil Ketua Bappilu, Fadly Agus Mante, menyebut nama Kaharuddin Kadir sebagai calon Ketua DPRD, dan Hamran Hamdani calon PAW.
Aspirasi sama disuarakan Pimpinan Kecamatan Bacukiki Barat, Ahmad Bahrum, Pimpinan Kecamatan Soreang, Yusran, hingga Soksi yang diwakili Bahtiar Taebe.
Akhirnya mendengar suara aspirasi sudah bulat, Erna Rasyid Taufan langsung mengetuk palu memutuskan Hamran Hamdani diusulkan calon PAW, dan Kaharuddin Kadir calon Ketua DPRD.
“Insya Allah Golkar Parepare solid, semua bisa menerima keputusan ini,” kata Erna Taufan didampingi Hamran Hamdani dan H Nasarong, kandidat calon PAW lainnya, sambil mengacungkan dua jari jempol.
Nasarong juga memiliki peluang menjadi calon PAW, karena perolehan suaranya dari Dapil Bacukiki-Bacukiki Barat pada Pemilu 2019 adalah 1.053 suara. Namun tampaknya dia legowo dengan keputusan partai. “Insya Allah Pak H Nasarong, akan ada yang lebih baik digantikan oleh Allah SWT,” pesan Erna Taufan kepada Nasarong. (*)











