Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Sulsel Resmi Terbentuk di Makassar

Pembentukan organisasi Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Sulsel bertempat di Saoraja, Pantai Indah Bosowa, Kota Makassar

STARNEWSID.COM, MAKASSAR– Sebuah langkah baru dalam memperkuat rasa cinta tanah air Indonesia terwujud dengan terbentuknya Persaudaraan Cinta Tanah Air (PCTA) Sulawesi Selatan. Acara silaturahim dan sarasehan yang digelar di Saoraja, Pantai Indah Bosowa, Makassar, Selasa (25/2/2025) berlangsung dari pukul 16.30 hingga 20.00 Wita. Acara ini mengangkat tema “Menumbuhkan Kembali Rasa Cinta Tanah Air Indonesia Melalui Nilai-nilai Kebangsaan.”

Ir. Hj. Takudaeng Parawansa (Keke) terpilih sebagai Ketua PCTA Sulawesi Selatan yang pertama, dengan didampingi sejumlah pengurus lainnya. Selain Takudaeng, hadir pula sejumlah tokoh penting dalam organisasi ini, termasuk Ketua Umum PCTA, I Made Nyoman S. Hartama, Sekretaris Jenderal PCTA, Ismu Syamsuddin, serta Ketua DPP Bidang Organisasi Pemuda dan Perempuan, Untung Anas Rosadi.

Bacaan Lainnya

Hadir juga dalam acara tersebut pakar lingkungan Prof. Dr. Mansyur Nasir, Drg, PhD, yang turut memberikan pemikiran tentang pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai bagian dari kecintaan terhadap tanah air. Sekira 50 peserta turut hadir dalam acara ini, yang merupakan pertemuan perdana bagi para anggota PCTA Sulawesi Selatan.

Selain acara silaturahim dan sarasehan, dalam kesempatan tersebut juga diumumkan susunan pengurus PCTA Sulawesi Selatan, yang meliputi Ketua Ir. Hj. Takudaeng Parawansa, Sekretaris Yanthi, dan Bendahara dr. Sri Mulya. Terdapat pula sejumlah Ketua Bidang (Kabid) yang terpilih, antara lain Risal Damis, Khadijah Djabir, Yuliasni, Andi Maharadina, Nova Salengke, Hamidiyah Baang, dan Sorayah Almahdaly.

Dalam dialog antara Pengurus Pusat dan peserta, muncul kesepakatan penting tentang bagaimana mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) melalui kesadaran keimanan dan kemanusiaan. Pemahaman tentang nilai-nilai dalam Pancasila menjadi hal yang ditekankan dalam pertemuan ini, agar dapat kembali menggugah jati diri bangsa Indonesia. Salah satu pokok bahasan adalah pentingnya mewujudkan keadilan dan menentang ketidakadilan yang terjadi dalam sistem hukum yang berlaku.

Ketua Umum PCTA, I Made Nyoman S. Hartama, dalam penutupan acara menghimbau agar seluruh anggota PCTA terus mengikuti pelatihan-pelatihan yang berguna untuk membangun ketahanan nasional. Beberapa pelatihan yang disarankan antara lain mengenai Proyek Ketahanan Pangan dan Pelatihan tentang Kebangsaan. Sekretaris Jenderal PCTA, Ismu Syamsuddin, menambahkan pentingnya menjaga NKRI dengan memastikan pemerataan keadilan dan ekonomi di seluruh wilayah Indonesia.

Acara yang ditutup dengan menyanyikan Lagu Hari Merdeka dan Lagu Syukur ini juga menegaskan komitmen organisasi untuk terus merekrut pengurus dan anggota baru guna mengisi berbagai bidang yang masih tersedia. Semua aktivitas ini dilakukan tanpa biaya, dengan semangat kebersamaan dan pelayanan kepada bangsa.(*)

Pos terkait