Penertiban Humanis PKL di Mariso, Puluhan Lapak Dibongkar Mandiri

STARNEWSID.COM, MAKASSAR —Pemerintah Kecamatan Mariso melalui Kasi Trantib yang juga menjabat sebagai Plt. Kebersihan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam penataan Pedagang Kaki Lima (PKL). Pada Kamis (9/4), jajaran kecamatan turun langsung membantu para PKL melakukan pembongkaran mandiri lapak serta membersihkan sisa material di sejumlah titik.

Kegiatan berlangsung di beberapa lokasi, di antaranya Jalan Gagak samping Coto Maros, pintu gerbang Cenderawasih 5, serta Jalan Mappanyukki di perempatan Haji Bau dan sekitar Masjid Tiga Utama. Dalam kegiatan tersebut, Satgas Kebersihan Kecamatan Mariso turut diturunkan untuk mengangkut seluruh hasil bongkaran agar area kembali bersih dan tertib.

Kasi Trantib Kecamatan Mariso menyampaikan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari proses administrasi berupa surat teguran kepada para PKL. Tercatat, tiga kelurahan telah sampai pada tahap surat teguran ketiga dan telah dilaporkan secara resmi ke pihak kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Setelah surat teguran diserahkan ke kecamatan, kami akan menjadwalkan penertiban sesuai arahan pimpinan kami Camat Mariso Andi Syahrir Mappatoba SE. dengan melibatkan stakeholder internal dan eksternal agar berjalan lancar. Namun, kami tetap mengedepankan pembongkaran mandiri oleh PKL,” ujarnya.

Adapun progres pembongkaran di tiga kelurahan menunjukkan hasil yang signifikan. Di Kelurahan Mariso, dari total 55 lapak, sebanyak 19 telah dibongkar. Kelurahan Panambungan mencatat 31 dari 54 lapak telah dibongkar. Sementara di Kelurahan Kunjung Mae, dari 46 lapak, terus diupayakan pembongkaran secara menyeluruh dengan target zero PKL saat penertiban dilakukan.

Pihak kelurahan bersama kecamatan terus menggencarkan sosialisasi kepada para PKL agar secara sukarela membongkar lapaknya. Hal ini diharapkan dapat meminimalisir tindakan pembongkaran paksa saat penertiban resmi dilaksanakan.

Sebelumnya, menjelang bulan Ramadan, Kecamatan Mariso juga telah menertibkan sebanyak 96 lapak PKL di tiga kelurahan, yakni Mattoanging, Tamarunang, dan Bontorannu.

Upaya ini merupakan bagian dari komitmen mendukung program Pemerintah Kota Makassar, “Makassar MULIA”, khususnya dalam menjaga ketertiban umum serta pemanfaatan fasilitas umum dan sosial sesuai peruntukannya.

“Semua ini kami lakukan atas arahan Camat Mariso, dengan pendekatan yang humanis, persuasif, dan edukatif, agar kesadaran masyarakat semakin meningkat,” tutupnya.(*)

Pos terkait