Pemprov Sulsel Kukuh Bangun Kembali Stadion Mattoanging 

Kondisi Stadion Mattoanging sekarang yang sudah rata sama tanah.

*Tahap Awal Dianggarkan 60 M Lebih

STARNEWSID.COM, MAKASSAR – Warga netizen sangat gerah. Bahkan warga dunia nyata lebih gerah karena Kota Makassar sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Selatan tidak punya stadion.

Apalagi Makassar punya kesebelasan sepakbola yang sangat legendaris dan disegani, PSM Makassar.

Rencana desain Stadion Mattoanging, Makassar

Pasukan Ramang atau sering juga disebut Ayam Jantan dari Timur, atau Juku Eja, bila bertanding sebagai tuan rumah Liga BRI, Pasukan Ramang harus ke Parepare yang jarak tempuhnya 155 km dari Makassar.

Bacaan Lainnya

Sebenarnya Pemprov Sulsel tidak tinggal diam melihat kondisi seperti itu. Sejak diratakannya Stadion Mattoanging, 21 Oktober 2020 lalu, eks markas PSM Makassar itu belum juga dibangun hingga kini. Pemprov Sulsel dalam hal ini yang merobohkan Stadion kebanggaan masyarakat Sulsel itu, tetap terus berupaya untuk membangun kembali.

Dalam perjalanannya, stadion yang memiliki nama sebelumnya Stadion Andi Mattalatta Mattoanging itu memang tak pernah membuahkan hasil, mulai dari proses tender sampai ditahap pembangunan.

Stadion legenda PSM Makassar ini telah diratakan dengan tanah di era Gubernur Nurdin Abdullah, dan rencananya dibangun ulang dengan nilai proyek Rp 1,1 triliun. Namun saat Andi Sudirman melanjutkan estafet kepemimpinan, pembangunan Stadion Mattoanging didesain ulang dan konsepnya disederhanakan.

Andi Sudirman menginginkan Stadion Mattoanging dibangun dengan anggaran Rp 381 miliar saja, dengan kapasitas penonton hanya 20.000 kursi. Ini jauh dari rencana Nurdin Abdullah yang mendesain Stadion Mattoanging untuk 40.000 kursi.

Rencana desain yang lain stadion Mattoanging, Makassar.

Meski Andi Sudirman telah menyederhanakan proyek Stadion Mattoanging dengan anggaran Rp 381 miliar, tapi pembangunannya dilakukan bertahap. Nilai awal tender proyek yang dibuka di LPSE Sulsel hanya Rp 66,2 miliar.

Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang, khusus di 2023 ini, pihaknya tetap kekeh untuk bisa membangun kembali Stadion Mattoanging.

Pemprov Sulsel Gunakan Anggaran yang Tak Terserap di 2022 untuk Bayar DBH, Stadion Mattoanging Termasuk? Namun di tengah perjalanannya, tentu harus mematuhi peraturan yang berlaku. “Tetap melanjutkan pembangunan Stadion (Mattoanging) tentu dari tahun lalu kita sudah memulai, cuman secara normatif tentu kita tidak bisa lompat begitu saja. Karena kita mau bangun lantas aturan-aturan yang mengatur itu (tidak dipatuhi),” kata Andi Darmawan, di presrom Kantor Gubernur Sulsel, Rabu 1 Februari 2023. “Kemarin kejadiannya ada proses yang kita laksanakan, tetapi gagal lelang, kita menunggu sampai bulan terakhir ada,” sambungnya. Ditanya soal apakah anggaran Stadion Mattoanging di 2022 dan 2023 itu digunakan untuk membiayai program lain, Andi Darmawan bilang, sampai detik terakhir ini anggaran itu masih ada dan utuh. Tidak diutak-atik untuk keperluan lain.

 

Keinginan pimpinan tak pernah padam, kata Andi Darmawan, untuk membangun Stadion Mattoanging. Sebab, sarana dan prasarana olahraga menjadi bagian penting untuk pengembangan SDM masyarakat Sulsel, khususnya di pesepakbolaan. “Jadi Stadion itu menjadi prioritas utama kita. Kita lihat prosesnya nanti ketika berjalan. Sebab kita tidak akan melompati norma-norma yang tentu akan menjadi persoalan nantinya,” urainya.

Untuk tahun 2023 sendiri, anggaran Stadion Mattoanging sebanyak Rp60 miliar. Harapannya tentu anggaran itu bisa terserap dan pembangunan bisa berjalan.

Ia juga menjelaskan Pemprov Sulsel telah mengantisipasi gagal tender yang juga terjadi di tahun sebelumnya. “Dia (aturan tender) sudah menetapkan langkah-langkah, seperti membuat proses tender atau lelang dilaksanakan, terus ada gagal tender sebanyak 2 kali dilaksanakan aturannya ada,” lanjut Andi Darmawan menutup. (*)

Pos terkait