Pemkab Sinjai Gandeng Pelabuhan Rakyat Dorong Wisatawan ke Pulau Larea-rea

Kapal nelayan berlabuh di Pelabuhan Rakyat (Pelra) Larea-rea, Kabupaten Sinjai.

STARNEWSID.COM, SINJAI – Pemkab Sinjai melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) siap bermitra dengan Pelabuhan Rakyat (Pelra) dalam upaya mendorong tingkat kunjungan wisatawan ke Pulau Larea-rea, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Kepala Disparbud Sinjai Tamzil Binawan, mengatakan pihaknya terus melakukan beberapa langkah dan inovasi untuk menarik pengunjung, Senin (14/11/2022).

Warga dari Makassar datang ke Pelabuhan Rakyat Larea-rea hanya ingin menikmati pemandangan pantai.

“Untuk daya tarik wisata Pulau Larea-rea, kami akan berusaha bekerjasama dengan Pelayaran Rakyat (Pelra), agar nantinya ada akses langsung dari Pelabuhan Cappa Ujung ke Larea-rea terjadwal,” kata Tamzil Binawan.

Bacaan Lainnya

Tamzil menjelaskan, Kabupaten Sinjai merupakan salah satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang memiliki keindahan alam yang lengkap. Mulai dari pantai, gunung, kota, hingga pulau.

Kepala Disparbud Sinjai Tamzil Binawan, mengatakan pihaknya terus melakukan beberapa langkah dan inovasi untuk menarik pengunjung

Untuk itu diperlukan langkah nyata dan inovasi untuk mengembangkan daya tarik tempat wisata khususnya di Pulau Larea-rea, Kecamatan Pulau Sembilan.

Mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sinjai itu mengaku akan segera berkomunikasi dengan Dinas Komunikasi (Dishub) Sinjai untuk membahas rencana tersebut.

“Hal Itu yang pertama akan kita lakukan ke depan untuk meningkatkan sektor pariwisata di Larea-rea. Lalu yang kedua seperti di Benteng Balangnipa dan Batu Pake Gojeng kita akan bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan untuk melaksanakan event di tempat-tempat tersebut. sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk mengunjungi tempat wisata,” jelas Tamzil.

Sedangkan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan hingga akhir Oktober 2022 mencapai Rp588 juta atau 63,13% dari target sebesar Rp931 juta.

“Kami menargetkan PAD sebesar Rp931,5 juta dengan retribusi kekayaan daerah untuk gedung pertemuan sebesar Rp150 juta, dan retribusi tempat rekreasi dan olahraga Rp781,5 juta. Sesuai daftar yang kami dapat, insyaallah akhir tahun bisa mencapai 100%,” kata Tamzil. (*)

Pos terkait