STARNEWSID.COM, BULUKUMBA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba, melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting, menggelar kegiatan Desiminasi Audit Kasus Stunting, yang berlangsung di Aula Bappelitbangda Bulukumba, Rabu, 6 Septemer 2023.
Kegiatan tersebut dihadiri l Wakil Bupati Bulukumba, Andi Edy Manaf, yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting. Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Shodiqin beserta unsur Forkopimda Bulukumba, para Camat dan para Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Bulukumba.
Wabup Edy Manaf dalam sambutannya mengatakan, agar seluruh pihak yang memiliki kewenangan untuk menyelesaikan persoalan stunting di Bulukumba, untuk segera melakukan intervensi spesifik maupun intervensi sensitif terhadap hal-hal yang direkomendasikan oleh tim pakar yang bertugas mengaudit sasaran stunting maupun yang beresiko stunting.

Hal senada disampaikan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan Shodiqin. Mantan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi DI Yogyakarta itu menyampaikan beberapa hal yang menyebabkan keluarga beresiko stunting.
Shodiqin juga apresiasinya terhadap peran Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang mampu menurunkan privalensi stunting dari 38 persen menjadi 28,4 persen pada tahun 2022 lalu.

Shodiqin berharap agar anggaran yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam bentuk Dana Alokasi Khusus dapat dipergunakan sebaik-baiknya untuk melaksanakan program Keluarga Berencana maupun kegiatan yang berkaitan dengan upaya mengedukasi masyarakat agar privalensi stunting dapat ditekan.
“Kami berharap agar tindak lanjut dari hasil audit kasus stunting oleh tim pakar dari dokter spesialis anak, dokter obgyn maupun gizi segera dilaksanakan,” harapnya.



Sebagai reward kepada pihak yang telah bekerja dalam penanganan Stunting, Wakil Bupati Bulukumba menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan maupun Puskesmas yang berhasil melakukan penyelenggaraan audit kasus stunting dan seleksi kasus stunting.(*)











