Mendarat di Manokwari, Kontingen Pesparawi Sulsel Disambut Hangat dengan Topi Adat Papua

STARNEWSID.COM, MANOKWARI —– Gelombang pertama dari Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) resmi memulai perjalanannya. Sebanyak 18 personel yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 bertolak dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, pada Selasa (16/6/2026) dini hari sekitar pukul 03.20 Wita, menuju Kota Manokwari, Papua Barat.

Setelah mengudara selama kurang lebih 2 jam 40 menit, rombongan yang dikomandani oleh Pengurus LPPD (Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah) Kabupaten Tana Toraja, Ibu Ida Ibrahim, akhirnya mendarat dengan selamat. Burung besi yang membawa mereka menyentuh landasan pacu Bandara Rendani di Sowi, Distrik Manokwari Selatan, sekitar pukul 07.00 WIT.

Rombongan perdana yang menggunakan maskapai Super Air Jet ini dilepas langsung di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin oleh Ketua Panitia Pemberangkatan Kontingen Pesparawi Sulsel, Alfred CB, SS. Anggota kloter awal ini didominasi oleh delegasi LPPD Kabupaten Tana Toraja yang terdiri dari 14 orang tim Vokal Grup (meliputi 11 peserta serta 3 pelatih dan official), ditambah 2 orang solois cilik untuk kategori Solo Anak usia 7-10 tahun dan 11-15 tahun yang didampingi oleh 2 orang tua mereka.

Bacaan Lainnya

Suasana hangat langsung terasa begitu rombongan menginjakkan kaki di Bandara Rendani. Mereka disambut dengan penuh sukacita oleh Kepala Balai Pelatihan SDM Provinsi Papua Barat, Ibu Jainap Uswanas, Ketua Ikatan Keluarga Toraja Manokwari, Sovian L. Lipu, serta tim *Liaison Officer* (LO) yang siap mengawal kontingen Sulsel. Prosesi penyambutan pun terasa kian berkesan saat Topi Adat Papua dipasangkan secara simbolis ke kepala sang ketua rombongan, Ibu Ida Ibrahim.

Dari bandara, seluruh rombongan langsung diarahkan menuju tempat penginapan resmi Kontingen Pesparawi Sulsel di Balai Diklat Provinsi Papua Barat yang terletak di kawasan Anday, Manokwari, untuk menikmati sarapan dan memulihkan stamina. Tak butuh waktu lama untuk bersantai, sore hingga malam nanti mereka dijadwalkan langsung menggelar latihan perdana di Aula Gedung Serbaguna Balai Diklat. Langkah cepat ini diambil demi mematangkan performa sebelum berlaga di panggung megah Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang akan bergulir pada 18-28 Juni mendatang.

Di tempat terpisah, Ketua Panitia Pemberangkatan Kontingen Pesparawi Sulsel, Alfred CB, SS, menjelaskan bahwa total kekuatan kontingen Sulsel tahun ini mencapai 196 orang. Angka tersebut merupakan gabungan dari peserta, pelatih, orang tua pendamping, pengurus LPPD Sulsel, panitia, hingga pejabat dari Pemprov Sulsel dan Kanwil Kemenag Sulsel, yang semuanya akan diberangkatkan secara bertahap dalam 7 kloter.

Alfred menambahkan, strategi pemberangkatan bergelombang ini terpaksa diambil lantaran keterbatasan armada pesawat dan kapasitas kursi penerbangan rute Makassar-Manokwari setiap harinya. Terlebih lagi, ajang akbar Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 ini dipastikan bakal sangat padat karena menyedot perhatian sekitar 8.000 peserta dari 38 provinsi di seluruh Indonesia. Adapun untuk pemberangkatan Kloter 2 dijadwalkan akan terbang pada Rabu (17/6/2026) dini hari, tepat pukul 03.20 Wita. (*)

Pos terkait