Ringankan Beban Warga, Wali Kota Makassar Luncurkan Seragam Sekolah SD-SMP dan Sampah Gratis

Wali Kota Makassar Munafri Afifuddin dan Wakil Walikota Aliyah Mustika Ilham

STARNEWSID.COM, MAKASSAR —– Dalam upaya meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya para orang tua siswa, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengumumkan dua program strategis: pemberian seragam gratis untuk siswa SD dan SMP serta penerapan iuran sampah gratis secara bertahap., Rabu (23/04/2025).

Munafri menyoroti tantangan yang dihadapi keluarga setiap kali tahun ajaran baru dimulai. “Kami tahu, bagi banyak keluarga, membeli seragam sekolah bukan hal yang ringan. Setiap tahun ajaran baru, ibu-ibu harus menyiapkan biaya tambahan yang cukup besar,” ujarnya.

Seragam sekolah murid baru SD

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program seragam gratis untuk siswa sekolah dasar dan menengah pertama. Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa sekaligus meringankan beban finansial para orang tua.

Bacaan Lainnya

Tak hanya itu, Munafri juga mengumumkan kebijakan progresif lainnya, yakni penggratisan iuran sampah secara bertahap. “Kami ingin memastikan bahwa para ibu memiliki ruang lebih dalam anggaran rumah tangga untuk kebutuhan lain yang tak kalah penting. Memberdayakan keluarga dimulai dari mendengar kebutuhan mereka dan menjawabnya dengan kebijakan yang tepat,” tambahnya.

Kebijakan ini disambut positif oleh warga yang merasa pemerintah semakin hadir dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal kebutuhan dasar yang kerap menjadi tantangan bagi keluarga dengan penghasilan terbatas.

Warga BTP mengeluh, meski iuran sampah masih dibayar hingga kini, namun masih telat diangkut. Bagaimana kalau benar-benar gratis?

Program iuran sampah gratis, dan seragam sekolah gratis mulai dari murid SD, dan pelajar SMP gratis mendapat sorotan dari masyarakat. Program itu jangan hanya sekadar wacana, tetapi harus segera dilaksanakan. Buktinya hingga kini, warga masih dipungut iuran biaya sampah.

Seperti yang diungkapkan warga BTP Blok J. “Kami masih bayar iuran sampah,” kata Andi Nurhaedah.

Masih bayar iuran pun, kata Andi Nurhaedah, sampah masih telat diangkut. Bahkan sudah beberapa hari ini belum diangkut. Bagaimana kalau sudah benar-benar gratis? (*)

Pos terkait