Langkah Konkret Kelurahan Kunjung Mae: Ubah Keluhan jadi Program Nyata

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Kelurahan Kunjung Mae menunjukkan keseriusan dalam menata masa depan wilayahnya. Langkah ini diawali dengan perhelatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kelurahan yang berlangsung khidmat di Kantor Kelurahan Kunjung Mae, Kamis siang (8/1/2026).

Kegiatan ini merupakan puncak dari proses penyerapan aspirasi yang telah dilakukan sebelumnya. Para Ketua RT dan RW telah lebih dulu menggelar Pra-Musrenbang di empat wilayah RW guna memastikan setiap usulan pembangunan lahir murni dari kebutuhan mendesak warga setempat.

Ketua LPM, Rita, mewakili panitia pelaksana, menekankan pentingnya semangat partisipatif dalam laporannya. Ia berharap forum ini menjadi ruang dialog terbuka antara pemerintah dan masyarakat, sehingga rencana pembangunan yang disusun benar-benar akurat dan mampu menjawab persoalan di lapangan.

Bacaan Lainnya

Momentum unik terjadi saat Lurah Kunjung Mae, Syafruddin, SE., MM., memberikan sambutan. Meski ruangan pertemuan terasa cukup sempit bagi antusiasme hadirin yang meluap, Syafruddin memanfaatkannya sebagai media diplomasi visual di hadapan perwakilan Bappeda Kota Makassar.

Lurah secara terbuka berharap keterbatasan fasilitas kantor tersebut dapat disaksikan langsung sebagai landasan urgensi pembangunan gedung pelayanan yang lebih layak. Strategi ini pun mendapat respons positif dan dukungan moral dari warga yang memadati lokasi pertemuan.

Dalam narasinya, Syafruddin menggarisbawahi satu visi besar yang diusung: membawa Kunjung Mae berkembang selaras dengan cita-cita Wali Kota Makassar dalam gerakan “Muliakan Makassar”. Ia ingin memastikan setiap program kerja memiliki dampak langsung pada martabat dan kesejahteraan warga.

Saat ini, Kelurahan Kunjung Mae diperkuat oleh 37 pengurus yang terdiri dari 33 RT dan 4 RW. Syafruddin juga mengapresiasi keaktifan organisasi masyarakat di wilayahnya, termasuk Shelter Kunjung Mae yang secara konsisten bergerak di bidang sosial dan perlindungan warga.

Menukil pesan dari Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Pak Appi), Lurah mengingatkan jajaran RT dan RW untuk menjadi sosok solutif. Mereka diharapkan menjadi garda terdepan yang mendinginkan suasana dan memberikan jalan keluar atas setiap permasalahan di tingkat lingkungan.

Senada dengan hal tersebut, Camat Mariso, Aswin Kartapati Harun, S.Stp., M.Si., menekankan pentingnya integrasi keamanan dan ketertiban. Beliau meyakini bahwa pembangunan fisik hanya akan bermakna jika dibarengi dengan suasana wilayah yang kondusif melalui sinergi perangkat kelurahan yang solid.

Camat juga menitipkan pesan strategis kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) agar memberikan perhatian khusus pada renovasi Kantor Kelurahan Kunjung Mae. Baginya, kenyamanan pusat pelayanan masyarakat adalah bagian dari skala prioritas yang tidak bisa dikesampingkan.

Memasuki sesi diskusi, suasana tampak hidup saat Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Mariso memandu dialog interaktif. Para pengurus RT/RW dan tokoh masyarakat memanfaatkan momen ini untuk bertanya langsung kepada narasumber dari Bappeda serta perwakilan SKPD Kota Makassar.

Kehadiran Ibu Lurah sebagai Ketua PKK, jajaran Babinsa, Babinkamtibmas, serta tokoh masyarakat setempat semakin memperkuat legitimasi pertemuan tersebut. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa pembangunan di Kunjung Mae dikawal oleh seluruh elemen secara kompak.

Pertemuan strategis ini ditutup dengan penuh keakraban melalui sesi foto bersama. Terpancar optimisme bahwa usulan-usulan yang telah disepakati akan menjadi langkah nyata dalam transformasi wajah Kelurahan Kunjung Mae ke depan.(*)

Pos terkait