STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Sulawesi Tenggara adalah salah satu provinsi yang tergabung dalam embarkasi Makassar pada musim haji tahun ini dengan memiliki dua kloter.
Kloter tujuh adalah kloter terakhir dari Sulawesi Tenggara telah tiba di Embarkasi Makassar pada pukul 08.00, Rabu (22/06/2022) malam, setelah kloter enam yang lebih dulu masuk di asrama Haji Makassar.

Beberapa pejabat dari Sulawesi tenggara turut hadir dalam mengawal para jamaah dari Sulawesi Tenggara ke Asrama Haji Makassar diantaranya Bupati Kolaka Utara Nur Rahman Umar dan Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jalanan, Kakanwil Kemenag Sultra dan Ketua MUI Sultra.
Wakil Bupati Kolaka mewakili para pejabat memberikan sambutan penerimaan dengan kembali mengingatkan kepada para jamaah untuk menjaga nama baik daerah utamanya Sulawesi Tenggara karena bapak dan ibu adalah orang-orang yang terpilih yang dapat melaksanakan ibadah haji pada tahun ini setelah 2 tahun menunggu akibat pandemi covid.
Jayadin berharap para jamaah dapat menjaga kesehatan agar dapat melaksanakan ibadah haji di tanah suci serta selalu menjaga kesatuan jamaah dengan mengikuti apa yang disampaikan oleh petugas haji yang mendampingi.

Ucapan selamat datang disampaikan Fathurrahman di awal sambutannya dan mengungkapkan bahwa selama 24 jam di asrama haji Makassar ini akan ada beberapa aturan yang JCH harus ikuti diantaranya dilarang berinteraksi dengan pengunjung, disamping itu embarkasi Makassar akan memberikan beberapa pelayanan dengan layanan yang terbaik.
“Kami menyiapkan Akomodasi selevel hotel dan juga layanan kesehatan. Adapun ketua kloter akan diberikan bimbingan khusus dalam membimbing para jamaah selama di tanah suci. Hal tersebut juga akan diberikan kepada ketua rombongan dan ketua regu.” ungkap Faturrahman yang juga merupakan Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulsel.
Faturrahman berharap jumlah JCH kloter 7 dari Sulawesi tenggara dengan jumlah 393 akan berangkat dan juga kembali dengan jumlah yang sama dan membawa predikat haji mabrur.
Kloter ini akan dipimpin oleh ketua kloter Muhammad Ilham dengan pembimbing ibadah Baharudin. Dua tim medis dari dinas kesehatan yaitu dokter Muhammad Dadang Kurniawan dan Jumarni yang didampingi satu petugas haji daerah Supriyanto.












