Insan Pelindo Maknai Hari Kesaktian Pancasila sebagai Penguat Integritas dan Kebhinekaan

Pelaksanaan upacara Hari Kesaktian Pancasila dengan khidmat di lingkungan kantor Pelindo Regional 4

STARNEWSID.COM, MAKASSAR — Setiap 1 Oktober, bangsa Indonesia memperingati Hari Kesaktian Pancasila sebagai bentuk penghormatan atas keteguhan bangsa dalam mempertahankan ideologi negara dari rongrongan paham komunis dalam peristiwa G30S/PKI tahun 1965. Momentum ini dimaknai secara khusus oleh insan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo sebagai bentuk penguatan nilai kebangsaan di tengah proses transformasi perusahaan.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini menjadi ajang refleksi bagi para pekerja Pelindo yang sehari-harinya berkutat dalam dunia kepelabuhanan. Sebagai perusahaan yang menjadi ujung tombak ekonomi nasional, Pelindo menilai nilai-nilai Pancasila sangat relevan dalam membangun persatuan, loyalitas, dan integritas dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi.

General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, mengatakan bahwa Pancasila adalah fondasi kebangsaan yang terbukti sakti karena mampu bertahan dari berbagai upaya penggantian ideologi. “Peristiwa 1965 menjadi pelajaran berharga bahwa bangsa ini tidak bisa dipisahkan dari Pancasila. Oleh karena itu, nilai-nilainya harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam lingkungan kerja,” ujar Iwan.

Bacaan Lainnya

Menurut Iwan Sjarifuddin, Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momen penting bagi insan Pelindo untuk memperkuat integritas perusahaan. Pelabuhan sebagai gerbang ekonomi nasional harus dikelola secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab agar kepercayaan publik terhadap Pelindo sebagai BUMN tetap terjaga.

“Kredibilitas Pelindo sebagai pengelola pelabuhan terbesar di Indonesia adalah taruhan besar. Untuk itu, dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh insan Pelindo agar transformasi yang sedang berlangsung dapat berjalan dengan baik dan membawa dampak positif bagi masyarakat,” tambahnya.

Dalam konteks kekinian, kata Iwan, implementasi nilai Pancasila juga berkaitan dengan loyalitas pegawai kepada perusahaan. Ia menekankan pentingnya setiap pekerja menjadi duta yang menjaga citra perusahaan dan membawa semangat kebhinekaan di lingkungan kerja.

“Kita harus mampu menjaga kredibilitas perusahaan sebagai BUMN. Satu kesalahan kecil dapat merusak trust kepada masyarakat,” tegas Iwan.

Transformasi yang saat ini dilakukan oleh Pelindo melalui digitalisasi dan modernisasi pelabuhan di seluruh Indonesia disebut sebagai langkah nyata dalam mewujudkan kedaulatan sosial dan ekonomi sebagaimana dicita-citakan dalam sila-sila Pancasila. Proses ini dinilai hanya akan berhasil jika didukung oleh semangat kebersamaan dan kejujuran seluruh pegawai.

“Pada momen Hari Kesaktian Pancasila ini, mari kita lakukan penguatan persatuan, toleransi, dan implementasi nilai-nilai luhur Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita maknai kebhinekaan dengan menggabungkan semangat perjuangan para pendahulu dengan tantangan zaman modern,” tutup Iwan Sjarifuddin.(idj)

Pos terkait