STARNEWSID.COM, MAKASSAR—Bangsa Indonesia kembali memperingati Hari Pahlawan pada 10 November, sebuah momentum nasional untuk mengenang keberanian para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan dari ancaman penjajahan pasca Proklamasi 1945. Peringatan ini berakar pada Pertempuran 10 November di Surabaya, yang dikenal sebagai salah satu peristiwa paling heroik dalam sejarah Indonesia.

Di berbagai instansi, Hari Pahlawan diperingati melalui upacara sebagai simbol penghormatan atas pengorbanan para pejuang. Nilai-nilai keberanian dan pengorbanan jiwa untuk mempertahankan kedaulatan menjadi pesan utama peringatan ini, terutama mengingat adanya rongrongan terhadap ideologi bangsa pada masa awal kemerdekaan.


Pelabuhan memegang peran penting sebagai gerbang perekonomian nasional. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo saat ini tengah menjalankan transformasi besar-besaran melalui digitalisasi dan modernisasi infrastruktur guna meningkatkan efisiensi serta daya saing perusahaan.
Sejalan dengan semangat perubahan, Pelindo telah beberapa kali melakukan penyesuaian bentuk dan struktur perusahaan demi menjawab tantangan zaman. Indonesia kini tengah memasuki era Revolusi Industri 4.0 yang menekankan otomatisasi dan digitalisasi, membawa dampak signifikan bagi masa depan industri nasional termasuk sektor kepelabuhanan.
General Manager Pelindo Regional 4 Makassar, Iwan Sjarifuddin, menyatakan bahwa makna Hari Pahlawan juga berkaitan erat dengan integritas perusahaan. Menurutnya, loyalitas pegawai merupakan cerminan penting dari komitmen dan dedikasi dalam membangun perusahaan menuju arah yang lebih baik, bahkan hingga masa pensiun.
“Dalam momen Hari Pahlawan ini, mari kita menginternalisasi semangat juang para pahlawan ke dalam budaya kerja dengan berkontribusi melalui karya nyata, berintegritas, berinovasi, dan peduli terhadap sesama,” tutup Iwan Sjarifuddin. (*/idj)












