*Teman Bus dan Angkot akan Jadi Feeder (Pengumpan)
STARBEWSID.COM, MAKASSAR — Dishub Sulawesi Selatan (Sulsel) berencana membongkar halte Bus Rapid Transit (BRT) Mamminasata yang terbengkalai. Sejumlah halte yang dibongkar itu akan direlokasi ke Kabupaten Takalar.
“Kita sudah usulkan ke Biro Aset (Badan Keuangan dan Aset Daerah Sulsel). Berarti sisa tunggu aksi ini,” ujar Plh Kepala Dishub Sulsel Aruddini.
Pembongkaran ini lantaran ada proyek BRT Mamminasata baru yang desain haltenya berbeda dengan halte yang ada saat ini. Selain itu, Dishub juga akan membangun sejumlah stasiun baru.
“Jadi halte yang ada akan kita hapus. Tidak sesuai dengan desain untuk BRT yang baru,” katanya.
Aruddini membeberkan total ada 158 halte BRT mulai Maros hingga ke Takalar. Namun tidak semua halte yang dibongkar ini akan dihapus karena ada yang akan direlokasi haltenya ke Takalar.


Namun Aruddini menyebut penghapusan halte BRT belum bisa terealisasi dalam waktu dekat. Ini lantaran pihaknya belum memiliki anggaran untuk lelang pembongkaran aset.
“Cuma anggarannya ini belum ada, proses lelang nanti itu, artinya ada memang yang tidak dibutuhkan (halte) itu kita lelang ada jalur halte misalnya di Takalar itu kita relokasi,” tukasnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemprov Sulsel menyiapkan 246 armada BRT baru untuk beroperasi di wilayah Mamminasata. BRT tersebut ditarget mulai beroperasi tahun 2023 nanti.
Kehadiran BRT ini nantinya akan mengkoneksikan angkutan massal lainnya di wilayah Mamminasata yang meliputi Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar. Seperti Teman Bus Trans Mamminasata dan angkutan kota (angkot).

Aruddini mengatakan ada 246 armada BRT baru yang lebih besar dari Teman Bus dipersiapkan masuk ke wilayah Mamminasata. Armada tersebut akan melengkapi konektivitas transportasi di wilayah Mamminasata.
“Master plannya untuk konektivitas semua spot. Itu 246 bus (armada baru), tapi itu busnya berbeda. Tidak yang kayak Teman Bus ini,” tukasnya. (*)














